Pertamina Pasok Elpiji Dapur Umum Banjir Samarinda

SAMARINDA – Memasuki hari ke-tujuh banjir yang melanda Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda Utara dan Sungai Pinang, Pertamina memasok elpiji untuk dapur umum di posko yang didirikan pemerintah Kota Samarinda.

Sejak dapur umum induk didirikan Pemerintah Kota Samarinda pada 10 Juni lalu, Pertamina sudah berkoordinasi dan memberikan bantuan Bright Gas ke dapur umum di Dinas Dosial Samarinda. Termasuk ke dapur umum posko komando utama yang terletak di kecamatan Sungai Pinang.

“Pertamina juga berkomitmen untuk terus mendukung pasokan elpiji Bright Gas untuk dapur umum Pemkot Samarinda agar dapur umum dapat terus beroperasi memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat Samarinda yang menjadi korban banjir,” ungkap Heppy Wulansari, Region Manager Comm & CSR Kalimantan, Jumat (14/6/2019).

Tercatat 20 buah elpiji Bright Gas ukuran 12 kg disalurkan ke dua dapur umum tersebut. Kemudian 10 tabung sudah mendapatkan pengisian ulang. Bantuan tidak hanya Bright Gas, Pertamina juga telah memberikan bantuan bahan makanan untuk dapur umum.

“Saat ini Pertamina juga terus menjamin ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat Samarinda melalui pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan & Idul Fitri 1440 H. Tim dari Pertamina telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulanan Bencana Daerah setempat guna mendapatkan informasi kebutuhan yang harus segera terpenuhi,” terang heppy Wulansari.

Di tahap awal lalu, bantuan yang disalurkan untuk kebutuhan urgent seperti sembako (beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, dan gula). “Dapur umum induk sendiri didirikan pada (10/6/2019) di Halaman Kantor Dinas Sosial Samarinda, Jalan Dahlia,” sebutnya.

Sejak banjir melanda Ibu Kota Kalimantan Timur, Samarinda, pada Jumat (7/6/2019), telah didirikan sejumlah posko bantuan logistik untuk pengungsi. Posko didirikan oleh pemerintah daerah, organisasi masyarakat maupun perusahaan-perusahaan swasta.

Bencana banjir Samarinda telah ditetapkan menjadi status tanggap Darurat, antara 7 hingga 21 Juni 2019. Berdasarkan data di Posko Induk Terpadu Banjir Samarinda, per-12 Juni 2019, ada 36.472 jiwa atau 12.366 kepala keluarga terdampak banjir. Mereka tersebar di empat kelurahan di Samarinda Utara, empat kelurahan di Sungai Pinang, dua kelurahan di Samarinda Ulu, satu kelurahan di Samarinda Ilir dan satu kelurahan di Sungai Kunjang.

Lihat juga...