Pertamina Tambah Pasokan Elipiji Antisipasi Lebaran Ketupat di Lumajang

Pasokan elpiji 3 kilogram - Foto : Dok. CDN

SURABAYA – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V menambah pasokan elpiji ukuran tiga kilogram di wilayah Karesidenan Besuki Lumajang, Jawa Timur (Jatim), yang meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, dan Situbondo, sebagai antisipasi menghadapi tradisi Lebaran Ketupat di wilayah tersebut.

“Pelaksanaan Lebaran Ketupat dilakukan sepekan setelah Idulfitri, dan kami melakukan antisipasi dengan menambah pasokan elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat daerah tersebut,” kata Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR V Jatim Bali dan Nusa Tenggara, Rustam Aji di Surabaya, Jatim, Selasa (11/6/2019).

Ia mengatakan, penambahan dilakukan bertahap sejak 7 Juni 2019, dan telah disalurkan tambahan sebanyak 47.040 tabung atau sebesar 26 persen alokasi harian.

Selanjutnya pada 8 dan 9 Juni 2019, disalurkan pula tambahan elpiji masing-masing sebanyak 41.800 tabung dan 65.880 tabung atau sebesar 23 persen dan 36 persen alokasi harian.

Setelah itu pada 10 Juni 2019, telah disalurkan tambahan elpiji lagi sebanyak 27.440 tabung atau 82 Matrik Ton (MT) atau sebesar 15 persen alokasi harian.

Sementara itu, dalam kondisi normal, konsumsi elpiji 3 kg di daerah Karesidenan Besuki Lumajang rata-rata 184.200 tabung, atau 553 MT per hari.

“Untuk wilayah Karesidenan Besuki Lumajang, kami suplai dari Depot elpiji Banyuwangi yang disalurkan melalui 16 SPPBE ( yang tersebar di wilayah setempat,” katanya.

Pihaknya juga terus memonitor stok elpiji tiga kilogram dan memastikan jalur distribusi aman sampai ke konsumen.

“Tim Satgas kami masih akan bertugas sampai dengan H+15 Lebaran, untuk terus memonitor disitribusi dan penjualan elpiji tiga kilogram di lapangan,” kata Rustam. (Ant)

Lihat juga...