hut

Petani di Lombok Berharap Harga Jual Bawang, Naik

Editor: Koko Triarko

LOMBOK – Harga jual bawang, terutama bawang merah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, sampai saat ini dinilai petani belum sesuai harapan.

Ningsih, petani bawang di Kabupaten Lombok Timur, mengaku dengan harga jual bawang yang sekarang, petani belum bisa menikmati keuntungan yang diharapkan, apalagi kalau dibandingkan dengan biaya dan tenaga dikeluarkan.

“Menanam bawang memakan biaya tidak sedikit, dari proses pengolahan lahan, perawatan sampai masa panen, semua membutuhkan biaya,” kata Ningsih, Senin (17/6/2019).

Dikatakan, untuk bawang merah basah, saat ini harganya Rp15.000 perkilogram, sedangkan bawang merah kering Rp40.000 per kilogram. Petani berharap, dengan harga sekarang bisa ada kenaikan menjadi Rp45.000 hingga Rp50.000.

Harapan sama juga disampaikan petani bawang lainnya, Sari, agar bisa menikmati keuntungan lebih baik, setelah dikurangi biaya tanam, perawatan hingga panen.

Sari mengaku tidak tahu pasti, kenapa harga bawang merah setiap tahun, kisarannya antara Rp30.000 sampai Rp40.000 per kilogram, apalagi bawang merah basah, harganya juga tergolong masih murah, hanya Rp15.000.

“Semua tahu, dengan nilai uang sekarang, dengan uang Rp15.000 atau Rp40.000 sekali pakai beli sayur langsung habis,” katanya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!