PPDB 2019 di Bekasi Diatur Dalam Tiga Kategori

Editor: Mahadeva

BEKASI – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 untuk tingkat SD dan SMP di Kota Bekasi dibagi dalam tiga kategori. Untuk katagori zona mendapatkan kuota 93 persen, jalur prestasi enam persen dan pindahan orangtua satu persen.

Inayatullah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi – Foto M Amin

“Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB 2019 telah ditandatangani Wali Kota Bekasi. Poin penting yang ada di dalam peraturan tersebut, diantaranya adalah kuota PPDB,” tandas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Kamis (13/6/2019).

Peserta ujian tingkat SD dan MI di Kota Bekasi ada 46.159 siswa. Lulusan SD sebanyak 42.030 orang dan MI sebanyak 4.129 orang. Untuk daya tampung SD negeri di 2019, ada 14.436 siswa dengan 860 rombongan belajar (rombel).

Daya tampung untuk SD swasta sebanyak 10.752 siswa atau 389 rombel. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 6.151 siswa dengan 129 rombel atau 15 persen. Jika dijumlahkan daya tampung SD/MI baik negri dan swasta sebanyak 31.339 siswa dengan 1.373 rombel.

Daya tampung SMP negeri di Kota Bekasi sebanyak 14.554 siswa, dengan 404 rombel atau 31 persen dari jumlah lulusan. Beberapa Kecamatan bahkan memiliki daya tampung siswa SMP negeri masih minim, diantaranya di Kecamatan Pondok Melati hanya 16 persen atau 2.431 siswa.

“Berbeda di Kecamatan Medan Satria daya tampung SMPN wilayah tersebut mencapai 38 persen, atau 684 siswa dari jumlah lulusan di wilayah Medan Satria sebanyak 1.829 siswa,” tandasnya, usai sosialisasi PPDB di plaza Pemkot Bekasi.

Sementara itu, di Kecamatan Bekasi Barat lulusan SD dan MI tahun ini sebanyak 4.397 siswa. Daya tampung SMPN sebanyak 27 persen atau 1.186 siswa. Contoh lain di Kecamatan Jatisampurna daya tampung SMPN sebanyak 34 persen atau 720 siswa dari jumlah lulusan SD dan MI tahun ini sebanyak 2.140 siswa.

Inay menyatakan, untuk jalur zonasi di PPDB 2019 yang digelar secara online, hanya untuk calon peserta didik baru yang berdomisili di Kota Bekasi berdasar Nomor Induk Kependudukan (NIK). Seleksi bukan berdasarkan nilai UN melainkan radius atau jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah.

“Dalam zonasi terbagi radius, nilainya 83 persen dan afirmasi 10 persen. Dan data afirmasi harus tercatat dalam basis data terpadu Dinas Sosial Kota Bekasi,” ungkapnya.

Adapun terkait persentasi dari 3 jalur, jalur Zonasi dengan kuota 93 persen dibagi dua diantaranya zonasi radius 83 persen dan zonasi afirmasi atau siswa miskin sebanyak 10 persen. Untuk Jalur Prestasi enam persen, dibagi tiga diantaranya Nilai USBN 3 persen Akademik dan Non Akademik 1 persen Hafidz Qur’an 2 persen. Sedangkan Jalur perpindahan Orangtua (Khusus Instansi Pemerintah, PNS, BUMN, BUMD, TNI dan Polri) hanya satu persen.

Data terbaru menyebut, sebanyak 14.544 siswa akan menempati 49 SMPN dan 7 SMPN Unit Sekolah Baru (USB), dengan jumlah rombel 404 di Kota Bekasi. Pada PPDB 2019, setiap rombel SMPN diisi 36 siswa. Hal tersebut, sesuai Peraturan Wali Kota Bekasi No.54/2019, tentang tata cara penerimaan peserta didik baru pada taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Berikut tanggal pendaftaran PPDB 2019, pertama melakukan verifikasi Data KK (Jalur Zonasi radius) 17-29 Juni 2019 bertempat di sekolah yang dituju. Verifikasi Data afirmasi bertempat di kantor kecamatan setempat, Verifikasi hafidz Quran tanggal 17-20 Juni 2019 bertempat di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Verifikasi Jalur Prestasi 17-20 Juni 2019, Verifikasi Jalur Perpindahan Orangtua 17-20 Juni 2019, Verifikasi Jalur Prestasi bertempat di SDN Margahayu V. Untuk Pendaftaran tahap 1 digelar 1-3 Juli 2019, Pengumuman tahap 1 pada 4 Juli 2019, pukul 17.00 WIB. Lapor diri 5-6 Juli 2019 pukul 08.00-15.00 WIB. Pendaftaran tahap dua digelar 8-9 Juli 2019 melalui website dan datang ke sekolah langsung. Pengumuman PPDB tahap 2 pada 10 Juli 2019 pukul 17.00 WIB, melalu website.

Lihat juga...