Prajurit Yonif Raider 303 Kostrad Siap Amankan Perbatasan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Sebanyak 450 Prajurit dari Batalyon Infanteri Raider 303 Kostrad siap operasi dalam rangka Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan atau Satgas Pamtas RI-Malaysia. 

Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Subiyanto, bertindak langsung sebagai Irup sekaligus memeriksa pasukan dalam gelar Upacara Penerimaan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Raider 303 Kostrad di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Prajurit yang dikirim di perbatasan RI – Malaysia tersebut nantinya terlibat dalam Satuan Tugas Pengamanan perbatasan yang memiliki tugas melaksanakan pengecekan patok perbatasan, mencegah peredaran Narkoba dan penyeludupan barang ilegal dari daerah perbatasan.

Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Subiyanto, mengatakan, keberadaan Satgas Pamtas RI Malaysia akan memberikan efek tangkal bagi pihak manapun yang berniat mengganggu keutuhan dan kedaulatan wilayah Indonesia. Sekaligus sebagai jaminan bagi masyarakat Indonesia untuk dapat beraktivitas sehari-hari dengan nyaman dan tenang.

“Tugas adalah kehormatan, maka laksanakan tugas semaksimal mungkin bagi negara tanpa mengharap pamrih apa pun, karena hidup dan mati Prajurit, adalah untuk ibu pertiwi,” ucap Mayjen TNI Subiyanto, saat melepas Prajurit, Senin (24/6/2019).

Mereka yang bertugas lanjut Pangdam, juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan Bakti TNI dengan menjadi guru bantu untuk mengajar dan memberi bantuan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan termasuk memberikan penyuluhan pertanian.

“Karena sebelumnya para prajurit ini terlebih dahulu menjalani pembekalan serta sejumlah pelatihan dalam pratugas yang diberikan oleh berbagai instansi yang berwenang,” bebernya.

Iapun menegaskan para Prajurit yang bertugas agar selalu menjaga pelaksanaan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam langkah pengabdian serta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan untuk berbuat yang terbaik bagi negara dan bangsa,” tutup Mayjen TNI Subiyanto.

Lihat juga...