hut

Pramuka Patroli Sampah Jaga Kebersihan Pelabuhan Saat Mudik

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Kebersihan area dermaga pelabuhan Bakauheni menjadi perhatian bagi relawan pramuka selama angkutan lebaran Idul Fitri 1440 H. Hal tersebut untuk mengantisipasi sampah yang dididominasi kemasan makanan, botol air mineral plastik dan kertas yang dibuang sembarangan.

Isu kebersihan lingkungan di area dermaga pelabuhan saat arus mudik menjadi perhatian pramuka. Sampah plastik yang tidak mudah terurai mengakibatkan mengotori lingkungan pelabuhan. Sebagian yang terjatuh dari kapal membuat pantai pantai wilayah Lamsel kotor mengganggu estetika bahari.

Ajid, anggota Pramuka SMK Bakauheni menyebut selain membantu pemudik, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi tugas penting. Saat arus mudik dan balik, sebanyak 70 perseonel dilibatkan pada shift pagi hingga sore dan sore hingga malam.

“Selama bertugas hampir dua pekan saat pemudik mulai sepi di area ruang tunggu pembelian tiket, beberapa anggota pramuka patroli ke sejumlah titik terutama gangway untuk mengumpulkan sampah yang berserakan,” terang Ajid saat ditemui Cendana News, Rabu (12/6/2019)

Kegiatan patroli dilakukan sejak empat hari sebelum Idul Fitri (H-4) hingga tujuh hari setelah Idul Fitri (H+7). Berbekal plastik untuk menampung hasil temuan, tiga tim akan berkeliling ke lokasi yang berpotensi. Kegiatan merupakan salah satu misi untuk membantu penyelamatan lingkungan. Sebab isu penggunaan plastik sebagai kemasan berimbas pada penambahan volume sampah yang dihasilkan.

Ajid (kiri) dan Asto membersihkan sampah plastik di area gangway dermaga tiga Bakauheni. Foto: Henk Widi

Susanti, salah satu pengumpul menyebut selama angkutan mudik volume sampah terus bertambah. Pada kondisi normal, dalam sehari, yang dibuang ke lokasi pembuangan akhir baru, truk berisi 2 ton penuh dalam sehari. Namun saat arus mudik dan balik bisa tercapai dalam waktu dua jam.

“Sampah yang dikumpulkan sebagian bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” sebutnya.

Pembuangan ke lokasi Desa Sidoluhur sekaligus menjaga lingkungan pelabuhan tetap bersih. Sampah yang sukar terurai didominasi plastik akan didaur ulang setelah melalui proses pencacahan.

Setelah plastik yang sudah dicacah dikemas selanjutnya dikirim ke pabrik pengolahan plastik. Pengurangan plastik di area pelabuhan menurut Susanti sekaligus menjadi cara menjaga lingkungan pelabuhan tetap bersih selama arus mudik.

Lihat juga...