Pulau Cingkuak Diubah jadi Objek Wisata Serba Portugis

Editor: Mahadeva

PESISIR SELATAN – Pemkab Pesisir Selatan, Sumatera Barat bakal mengembangkan wisata serba Portugis di Pulau Cingkuak. Upaya tersebut bertujuan untuk menambah daya tarik objek wisata yang ada di Pantai Carocok Painan.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni/Foto: M. Noli Hendra

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengatakan, keberadaan Pulau Cingkuak tidak terlepas dari adanya Carocok Painan. Setiap pengunjung yang datang ke Carocok Painan, hampir bisa dikatakan sebagian besar menuju ke Pulau Cingkuak.  “Keberadaan benteng Portugis di Pulau Cingkuak merupakan awal yang baik untuk pengembangan wisata serba Portugis,” kata Hendrajoni, Senin (17/6/2019).

Ia menyebutkan untuk memuluskan rencana tersebut, pemda akan terlebih dahulu memugar Benteng Portugis yang ada di lokasi. Hal itu agar tampilannya menjadi lebih baik. Sejalan dengan pemugaran itu pihaknya juga berencana membangun gedung-gedung ala Portugis di lokasi.

Selanjutnya, juga bakal disediakan baju-baju ala Portugis, baik bagi perempuan maupun laki-laki dengan segala macam ukuran. Dengan wisata serba Portugis, ke depan wisatawan yang ke Pulau Cingkuak tidak hanya sebatas menikmati pasir putih dan menjajal berbagai wahana permainan air lainnya.

Namun, juga bisa mengenakan baju ala Portugis di masa lampau. Serta juga bisa menjajal kapal-kapal wisata yang dibuat sama persis dengan kapal Portugis. “Dengan terobosan ini, kami yakin Pesisir Selatan akan kembali menjadi buah bibir di kalangan wisatawan, dan hal ini tentu saja akan sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan,” tambahnya.

Pulau Cingkuak bisa dijangkau dengan menaiki kapal wisata lebih kurang 10 menit. Setiap harinya, dari dermaga Pantai Carocok Painan selalu ada kapal yang siap melayani wisatawan untuk menyeberang. Biasanya, di Pulau Cingkuak wisatawan menghabiskan waktu untuk bermain air. Mulai dari berenang, mengamati terumbu karang dan ikan kecil, serta menjajal berbagai wahana permainan air seperti speed boat dan banana boat.

Di lokasi terdapat pohon-pohon yang rindang serta ratusan pohon kelapa yang membuat suasana semakin lebih menarik. Jika berkunjung ke Pantai Carocok, tidak lengkap rasanya jika tidak menyaksikan wisata sejarah Benteng Portugis. Benteng kuno yang menurut catatan sejarah merupakan peninggalan VOC atau Perusahaan Hindia Belanda. Penyebutan Benteng Portugis hanya mengikuti sebutan yang sudah melekat pada masyarakat. Situs ini masuk dalam pengawasan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) yang berpusat di Batusangkar.

Saat ini beteng masih bisa disaksikan sebagai jejak masa silam dengan leluasa. Pasca-dipugar di 1995 lalu, ada jalan batu yang sengaja dibuat untuk mengitari benteng. Ketika ditelesuri, jejak sejarah masa silam itu perasaan seakan terlempar jauh, nuansa masa lalu menyeruak langsung menyeruak di dalam benak.

Menurut Zal, operator mesin tempel yang bertugas mengantarkan pengunjung ke Pulau Cingkuak, Dia selalu merekomendasikan agar melihat situs Benteng Portugis. “Saya selalu saran pada pengunjung agar melihat benteng Portugis, karena itu bukti sejarah lalu pulau Cingkuak khususnya dan Pesisir Selatan secara umum” jelas Zal.

Zal berharap, keberadaan Benteng Portugis tetap terpelihara, sehingga Pulau Cingkuan yang indah tetap menjadi tujuan wisata yang ramai.

Lihat juga...