hut

Puluhan Caleg Terpilih di Bekasi Belum Serahkan Bukti LHKPN

Editor: Mahadeva

Edwin Solihin, Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Hukum  - Foto M Amin

BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Jawa Barat, baru menerima bukti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari 20 Caleg terpilih Pemilu 2019. 

Masih ada sekira 30 caleg terpilih lain, yang belum menyerahkan bukti LHKPN. Sementara, sesuai PKPU No.5/2019, caleg terpilih wajib melaporkan kekayaan yang dimiliki ke KPK. Kemudian, tandaterima dari laporan diserahkan ke KPU.

“Berdasarkan tanda terima LHKPN yang diterima KPU Kota Bekasi dari Caleg terpilih, baru masuk 20 tanda terima. Artinya, masih ada 30 lagi Caleg yang belum melaporkan LHKPN ke KPK,” ungkap Edwin Solihin, Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Hukum, Kamis (27/6/2019).

Dikatakan, LHKPN 20 caleg tersebut berasal dari tiga partai, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, dan PDIP. Sementara sesuai ketentuan yang berlaku, batas akhir penyerahan tanda terima LHKPN adalah tujuh hari setelah penetapan dan pengumuman calon terpilih oleh KPU Kota Bekasi.

“Ada waktu sekitar tujuh hari mereka melaporkan kekayaannya kepada KPK setelah pengumuman penetapan Caleg terpilih. Kalau pelaporan belum dilakukan, maka tidak bisa dilantik, itu sanksinya,” jelas Edwin.

Edwin menyebut, imbauan kepada Caleg telah terus dilakukan. Caleg terpilih diminta segera menyelesaikan kewajibannya, dengan menyerahkan LHKPN sebelum waktunya habis sesuai Peraturan KPU. Imbauan disampaikan dalam grup whatsapp atau dipajang di kantor KPU Kota Bekasi.

Mekanisme pelaporan LHKPN, dilakukan langsung oleh caleg terpilih dengan melaporkan kekayaan yang dimiliki secara online atau diantar langsung ke gedung KPK. Nanti setelah laporan selesai dan diterima, KPK akan mengeluarkan tandaterima. Tanda terima itu yang diserahkan kepada KPU Kota Bekasi, sebagai bukti sudah melaporkan LHKPN.

Lebih lanjut dikatakan, Caleg terpilih masih memiliki waktu untuk melaporkan sampai KPU Kota Bekasi mengumumkan Caleg terpilih. Untuk jadwal pengumuman, akan dilakukan paling lambat awal Agustus mendatang. “KPU Kota Bekasi, untuk mengumumkan Caleg terpilih masih menunggu selesai sidang MK atas sengketa yang dilaporkan,” tandasnya.

Edwin menyebut, meskipun belum diumumkan, Caleg terpilih sebenarnya sudah diketahui. Harusnya, mereka segera membuat laporan LHKPN, kecuali caleg yang masih bersengketa.

Di Kota Bekasi, ada empat kasus yang masuk ke MK. Pertama sengketa di Partai Berkarya dari Dapil 6 untuk DPR RI dan tiga sengketa dari Caleg DPRD Kota Bekasi, yakni dari partai Golkar dua kasus dan satu pengajuan dari PPP. “Semua sengketa yang diteruskan sampai ke MK tentunya terkait selisih jumlah suara,” pungkas Edwin.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!