hut

Purbalingga Berangkatkan 576 Calon Jamaah Haji

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURBALINGGA – Tahun ini Kantor Kementrian Agama Kabupaten Purbalingga memberangkatkan 576 calon jamaah haji. Mereka terbagi dalam 4 kloter, yaitu 573 orang dalam kloter 70, 71, 72 dan 3 orang dalam kloter 96 sapu jagat. Rencananya mereka akan diberangkat pada 26 Juli dan 5 Agustus 2019.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengingatkan, agar para calon jamaah haji Purbalingga diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Mulai dari pelayanan makanan hingga pelayanan penjemputan yang tidak boleh dipungut biaya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (berkerudung) menghadiri acara bimbingan manasik haji. Foto: Hermiana E. Effendi

“Saya selalu ingatkan, agar para calon jamaah haji diberikan pelayanan yang terbaik. Saya pastikan, kami akan terus bersama para jamaah untuk mempersiapkan segala kebutuhan dari mulai persiapan, pengantaran dan menjemput kepulangan para jamaah. Di asrama haji Donohudan Boyolali yang semua itu tidak dipungut biaya.

Kami telah siapkan armada kendaraan yang nyaman serta makanan selama perjalanan dan juga seragam berupa jaket yang mudah-mudahan akan membawa manfaat bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah haji,” kata Bupati membuka bimbingan manasik haji bagi calon jamaah haji Kabupaten Purbalingga tahun 1440 Hijriyah/2019 di gedung PGRI Purbalingga, Minggu (16/6/2019).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Purbalingga yang biasa disapa Tiwi ini menyampaikan, bahwa ibadah haji merupakan suatu ibadah yang membutuhkan fisik yang luar biasa, karena para calon jamaah haji harus mempersiapkan fisik, mental dan kesehatan prima. Serta mengikuti bimbingan dan petunjuk,  mentaati segala aturan pelaksanaan ibadah haji yang telah ditentukan sesuai syariat.

Tiwi juga menyampaikan apresiasi kepada kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang telah mempersiapkan 8 kali manasik haji bagi para calon jamaah haji. Para calon jamaah juga diperkenalkan dengan tim pemandu haji, tim pembimbing dan lainnya.

Rombongan dari Purbalingga akan dikawal oleh 2 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), 5 orang Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan 7 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

“Terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang telah mempersiapkan 8 kali manasik haji, yang akan dilaksanakan 2 kali di tingkat Kabupaten dan 6 kali di masing-masing Kecamatan. Kepada para jamaah saya mohon bimbingan manasik haji ini untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Karsono, mengatakan, kegiatan manasik haji yang diselenggarakan bertujuan mewujudkan jamaah haji yang mandiri yakni mandiri dalam manasik dan menguasai segala aturan dalam peribadahan haji dari sunah, wajib dan rukun-rukun haji.

Berikutnya adalah mandiri dalam pemberangkatan yakni agar para jamaah tidak saling merepotkan satu sama lain, dan mandiri kesehatan yakni para jamaah dituntut memiliki kesehatan prima sehingga lancar dalam melaksanakan ibadah haji.

“Manasik haji massal akan dilaksanakan 2 kali pertemuan di tingkat labupaten dan manasik kelompok di 20 Kantor Urusan Agama kecamatan dilaksanakan enam kali pertemuan,” jelasnya.

 

Lihat juga...