Ratusan Inovasi Mahasiswa Ditampilkan di Universitas Brawijaya

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Ratusan inovasi mahasiswa dipamerkan di ajang Young Scientist International Seminar and Expo (YSISE) 2019 yang digelar di Universitas Brawijaya (UB).

Berbagai inovasi tersebut dihadirkan guna menjawab setiap permasalahan yang terjadi di era milenial seperti saat ini.

Ketua panitia, Yusuf Hendrawan, menjelaskan, gelaran YSISE dimaksudkan untuk memotivasi mahasiswa mengembalikan fitrahnya sebagai mahasiswa. Dimana fitrah mahasiswa adalah kembali ke ilmiah atau scientis dengan menciptakan inovasi.

Ketua Panitia Young Scientist International Seminar and Expo, Yusuf Hendrawan (tengah) di lapangan rektorat UB – Foto: Agus Nurchaliq

“Jadi mereka di sini sebenarnya belajar untuk berinovasi menghasilkan karya yang bisa dijual, sehingga ketika mereka lulus nanti bisa menjadi entrepreneur yang tangguh,” ujarnya usai menghadiri pembukaan YSISE di lapangan rektorat UB, Selasa (25/6/2019).

Menurutnya, sudah banyak sekali contoh alumni UB yang sekarang sudah menjadi entrepreneur dari berjualan produk hasil karya mereka sendiri.

“Kemarin pak Rektor memandatkan agar UB tidak boleh hanya lari tapi harus terbang. Dengan kata lain, UB juga membidik berbagai karya inovasi produk yang bisa dikomersilkan. Jadi tidak hanya sampai di tahap penelitian saja, tetapi harus dihasilkan suatu produk yang bisa dikomersilkan dan harus mampu bersaing secara internasional,” ucapnya.

Terdapat banyak sekali karya mahasiswa yang sudah memenangi berbagai ajang di luar negeri seperti di Jepang, Korea maupun Malaysia. Artinya, hasil inovasi mahasiswa di UB ini sangat bisa bersaing di dunia internasional.

Lebih lanjut Yusuf menyebutkan, di setiap fakultas yang ada UB memiliki riset grup khusus untuk mahasiswa. Disana mereka diberikan pendanaan, kemudian outputnya nanti mereka harus bisa menghasilkan sebuah produk inovasi teknologi.

“Dengan begitu mereka diharapkan tidak hanya bisa menjadi entrepreneur tetapi juga teknopreneur yang sukses sehingga bisa membuka usaha untuk masyarakat,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai wakil dekan tiga Fakultas Teknologi Pertanian tersebut.

Disampaikan Yusuf, Acara Young Scientist International Seminar and Expo tahun 2019 dengan menghadirkan inovasi yang sudah dibuat oleh mahasiswa UB maupun dari perguruan tinggi lainnya yang diundang diantaranya dari Sumatera, Jawa Barat, bahkan dari internasional.

Salah satu inovasi buatan mahasiswa UB – Foto: Agus Nurchaliq

“Terdapat 107 hasil karya inovasi mahasiswa yang dipamerkan. Termasuk 10 peserta dari Internasional, diantaranya dari Malaysia, Libya dan negara lainnya,” sebutnya.

Memang sebagian besar adalah karya hasil inovasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk tahun 2019. Tapi ada juga hasil kreasi dari mahasiswa berupa riset.

“Minat mahasiswa semakin lama untuk ke arah riset semakin tinggi. Hal ini dibuktikan dengan tingginya antusiasme mereka dalam menciptkan sebuah inovasi,” tuturnya.

Sedangkan untuk acara seminar diikuti oleh 74 pemakalah dan dihadiri oleh 867 peserta.

Lihat juga...