hut

Ratusan Penumpang KMP Mutiara Persada II Tuntut Kompensasi

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Buntut kandasnya KMP Mutiara Persada II di alur masuk Pelabuhan Bakauheni, ratusan penumpang tuntut kompensasi.

Pasalnya sejak pukul 2.00 dini hari, Jumat (7/6) hingga malam pukul 22.00 belum ada kejelasan terkait kapal yang masih tersangkut batu karang di sekitar pulau Rimau Balak, Lampung Selatan (Lamsel).

Lia, salah satu penumpang kapal mengaku kecewa dengan penanganan pihak terkait usai dievakuasi dengan tugboat, kapal patroli dan KN SAR Basudewa.

Ia menyebut setelah dilakukan beberapa kali upaya menarik kapal dengan tugboat, KMP Mutiara Persada II tidak bergeming. Operator kapal serta sejumlah pihak diakuinya menjanjikan kapal bisa ditarik sebelum tengah hari namun hingga malam masih belum dilakukan upaya reposisi.

Hingga malam janji kapal bisa digeser dari lokasi kandas belum bisa dilakukan. Sebanyak 516 penumpang yang dievakuasi sebagian memilih menginap di Pelabuhan Bakauheni.

“Kami seluruh penumpang menunggu itikad baik dari perusahaan pelayaran setidaknya mencarikan penginapan yang layak jangan kami dibiarkan tidur di lantai dengan anak anak bersama kami,” terang Lia saat mengajukan kompensasi kepada operator kapal, Jumat (7/6/2019).

Kompensasi yang dituntut oleh sejumlah penumpang selain penginapan, kerugian, sebagian meminta kendaraan terusan. Pasalnya dari sekitar 516 penumpang beberapa diantaranya merupakan penumpang bus, travel dan kendaraan pribadi.

KN SAR 224 Basudewa melakukan proses evakuasi KMP Mutiara Persada II yang kandas di alur masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung. – Foto: Henk Widi

Lia menyebut imbas kendaraan pribadi masih berada di dalam kapal ia tidak bisa pulang kampung. Bersama ratusan penumpang lain ia bahkan rela menginap di Pelabuhan Bakauheni.

Senada dengan Lia, penumpang KMP Mutiara Persada II yang kandas bernama Santo masih menunggu kapal bisa direposisi dan sandar di dermaga. Laki-laki tujuan Palembang tersebut mengaku seusai penumpang dievakuasi telah dijanjikan kapal bisa ditarik saat air laut pasang.

Meski demikian kemampuan kapal penarik dan kondisi kapal yang terkena batu karang membuat kapal masih belum bisa direposisi.

“Sebagian pemilik kendaraan ada yang masih ingin bertahan di kapal menunggu kapal bisa ditarik sekaligus menjaga barang-barang,” ungkap Santo.

Belum berhasilnya upaya penarikan kapal diakui Warsa, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (DPC Gapasdap) Bakauheni. Didampingi Mochtar selaku manajemen perwakilan PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP), disebutkan masih terus mengusahakan menarik kapal yang kandas. Sejumlah penumpang tujuan Lampung, Palembang bahkan sudah didata untuk bisa melanjutkan perjalanan.

“Kami harap semua bersabar karena masih akan dicarikan kapal bantuan dari Banten atau Pelindo agar bisa menarik kapal yang kandas,” ungkap Warsa menenangkan penumpang.

Warsa yang mengetuai sejumlah perusahaan pelayaran di bawah naungan Gapasdap Bakauheni juga meminta operator mencarikan hotel. Sebab hingga malam hari proses reposisi kapal yang kandas belum bisa dilakukan.

Sejumlah penumpang disebutnya diminta menginap di Pelabuhan Bakauheni atas imbas dari penuhnya sejumlah hotel yang ada di Lamsel. Sejumlah penumpang kapal yang kandas bahkan sebagian masih memilih menginap terutama pemilik kendaraan pribadi.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com