Realisasi Pendapatan DKI Jakarta di 2018 Mencapai 93,5 Persen

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Capaian target pendapatan DKI Jakarta di 2018 terealisasi 93,05 persen. Pendapatan yang ditargetkan sebesar Rp65,81 triliun, terealisasi Rp61,24 triliun.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp 43,33 triliun atau 97,69 persen dari target Rp 44,35 triliun. Adapun realisasi Pendapatan Transfer Rp 17,85 triliun atau 83,43 persen dari target Rp 21,40 triliun, dan realisasi lain-lain pendapatan yang sah Rp 53,51 miliar atau 92,27 persen dari target Rp 57,99 miliar,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda pemaparan APBD, Selasa (25/6/2019).

Sedangkan untuk realisasi belanja daerah, realisasi Belanja Tidak Langsung sebesar Rp27,73 triliun atau 81,3 persen dari anggaran sebesar Rp34,08 triliun. Realisasi Belanja Langsung Rp33,68 triliun atau 82,13 persen dari anggaran sebesar Rp41,01 triliun.

“Belanja tersebut digunakan untuk pelaksanaan program unggulan, antara lain terlaksananya dukungan penyelenggaraan Tuan Rumah Asian Games XVIII Tahun 2018, pembangunan maupun peningkatan jalan dan jembatan, antisipasi banjir, rob, dan genangan, peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan pemukiman kota,” tandasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan pembiayaan daerah, sebesar Rp17,43 triliun untuk penerimaan dan Rp7,51 triliun untuk pengeluaraan. Diantara pengeleuaran tersebut, khususnya untuk penyertaan modal kepada PD Pasar Jaya, PD Pal Jaya, PD Dharma Jaya, PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Food Station Tjipinang, PT Jakarta Propertindo, dan PT MRT.

Dari realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan APBD 2018 tersebut, diperoleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) 2018 sebesar Rp9,75 triliun.  “Alhamdulillah berkat doa dan kerja keras kita bersama, Hasil audit atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian, ini merupakan penghargaan tertinggi atas proses peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta,” pungkas Anies.

Lihat juga...