Rekayasa Lalu Lintas HUT ke-492, Wajah Baru Jakarta

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko saat ditemui di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019). Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan malam Puncak HUT Ke-492 Kota Jakarta dengan tema Wajah Baru Jakarta. Dimana Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas saat puncak acara HUT ke-492 Kota Jakarta.

Rekayasa rencananya dilaksanakan selama 2 hari yaitu saat gladi resik pada Jumat 21 Juni dan pada malam puncak acara.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyampaikan, tengah disiapkan pula kantong parkir untuk acara malam puncak HUT Ke-492 Kota Jakarta. Lokasinya di IRTI Monas, Park and Ride Thamrin 10, Jalan Imam Bonjol, dan Plaza Mandiri.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan,” kata Sigit berdasarkan keterangannya, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Adapun secara detil terkait rekayasa lalu lintas tersebut pada gladi resik malam Puncak HUT Ke-492 Kota Jakarta yakni dilakukan penutupan sisi Utara Bundaran Hotel Indonesia (pukul 14.00 sampai 20.00 WIB) dan penutupan ruas Jl. Sutan Syahrir (05.00 WIB sampai selesai).

Kemudian Pengalihan arus lalu lintas, dimana arus lalu lintas dari arah Sarinah yang akan belok kiri menuju Jl. Sutan Syahrir dialihkan lurus ke Jl. Imam Bonjol atau Jl. Sudirman dan arus lalu lintas dari arah Jl. Kebon Kacang Raya yang akan lurus menuju Jl. Sutan Syahrir atau Putar Balik menuju Jl. Sudirman dialihkan belok kiri menuju Jl. M.H. Thamrin.

Selanjutnya arus lalu lintas dari arah Dukuh Atas yang akan belok kanan menuju Jl. Sutan Syahrir (Bundaran Hotel Indonesia) dialihkan lurus menuju Jl. M.H. Thamrin.

Sedangkan pada Malam Puncak HUT Ke-492 Kota Jakarta untuk penutupan ruas jalan yakni mulai dari ruas Jl. M. H. Thamrin sisi Timur dan Barat (dari Simpang Sarinah sampai Bundaran Hotel Indonesia), ruas Jl. Jenderal Sudirman sisi Barat (dari Dukuh Atas sampai Bundaran Hotel Indonesia).

Kemudian ruas Jl. Imam Bonjol (dari Bundaran Hotel Indonesia sampai Simpang Jl. Agus Salim)

Dengan adanya penutupan ruas jalan ini, terdapat pengalihan jalan bagi bus Transjakarta Koridor 1 (informasi detil akan diberikan PT. Transjakarta)

Sedangkan pengalihan arus lalu lintas yakni arus lalu lintas dari arah Jl. Wahid Hasyim sisi Timur yang akan belok kiri menuju Jl. M.H. Thamrin dialihkan lurus ke Jl. Wahid Hasyim sisi Barat dan arus lalu lintas dari Jl. Kebon Kacang Raya yang akan menuju Bundaran Hotel Indonesia diarahkan putar balik.

Selanjutnya arus lalu lintas dari Jl. Teluk Betung yang akan menuju Jl. Sudirman diarahkan putar balik dan arus lalu lintas dari Jl. Imam Bonjol yang akan menuju Bundaran Hotel Indonesia dialihkan belok kiri menuju Jl. Pamekasan atau belok kanan menuju Jl. Agus Salim.

Kemudian arus lalu lintas dari arah Semanggi yang akan menuju Bundaran Hotel Indonesia dialihkan belok kiri (dukuh atas) menuju Jl. R.M. Margono Djodjohadikoesoemo.

Lihat juga...