Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro Segera Dimulai

Editor: Mahadeva

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang terus berupaya mengoptimalkan Wisata City Tour yang dicanangkan. Salah satunya, dengan merestorasi Sungai Sekanak Lambidaro, yang melintasi tengah Kota Palembang.

Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan, Dirinya telah mendengar dan melihat langsung paparan uji kelayakan Sungai Sekanak lambidaro. Dan Wali Kota setuju untuk memulai kegiatan fisik restorasi pada 2020 mendatang.

“Kami sudah melihat paparan uji kelayakan, dan hasilnya Sungai Sekanak Lambidaro sangat layak untuk dilakukan restorasi, artinya bisa langsung dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni DED, maupun AMDAL, targetnya 2020 sudah dimulai pengerjaan fisiknya dan 2022 sudah bisa dinikmati hasilnya,” tandasnya, Kamis (27/6/2019).

Walikota Palembang Harnojoyo usai mendengarkan rekomendasi uji kelayanan wacana restorasi Sungai Lambidaro – Foto Muhammad Chandra

Mantan Ketua DPRD Palembang tersebut mengatakan, Sungai Sekanak Lambidaro, akan menjadi destinasi baru. “Kami pastikan hasilnya akan memuaskan, Sekanak Lambidaro akan menjadi sarana transportasi air, dan disepanjang jalannya akan kami jadikan destinasi, mulai dari UMKM, kuliner, hiburan, area permainan, dan destinasi lainnya sebagai wisata unggulan di Palembang,” tandasnya.

Mengenai anggaran yang dibutuhkan, Harno mengatakan saat ini belum mendapat angka pasti. Dan saat penyusunan DED, baru bisa diketahui nilai anggaran yang dibutuhkan. “Sumber dananya dari APBD Kota Palembang, lalu bantuan dari Provinsi, kemarin Gubernur sudah menyatakan siap membantu, lalu dana dari Pemerintah Pusat, ada juga bantuan dari organisasi yang akan memberikan bantuan hibah untuk penataan sebesar 20 juta US Dollar,” jelasnya.

Kepala Dinas PU PR Kota Palembang, Bastari, memaparkan, berdasarkan studi kelayakan yang baru saja dijelaskan, ada beberapa rekomendasi yang dikeluarkan. Diantarnya adalah upaya peninggian jembatan.

Ada 17 titik jembatan roda empat yang harus ditinggikan, termasuk jembatan di Jalan Sudirman. Kemudian ada 23 titik jembatan kendaraan roda dua yang juga harus ditinggikan. Sungai tersebut akan dijadikan sebagai alat transportasi dengan menggunakan kapal. “Selain itu, lanjut Bastari, akan ada penambahan satu kolam retensi di sungai lambidaro, tepatnya di kawasan Poligon, lahan seluas 5 hektare akan kita jadikan kolam retensi,” tutupnya.

Lihat juga...