Ribuan Warga KPM di Mukomuko Diusulkan Terima Rastra

Ilustrasi beras bulog/Foto: Dokumentasi CDN.

MUKOMUKO – Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu,  mengusulkan penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (rastra) untuk sebanyak 9.217 keluarga penerima manfaat (KPM) kepada Perum Bulog Divisi Regional Bengkulu yakni tanggal 19 Juni 2019.

“Kami mengusulkan penyaluran rastra untuk bulan ini kepada Bulog yakni pada tanggal 19 Juni tahun ini,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Saroni, dalam keterangannya di Mukomuko, Kamis.

Sebanyak 9.217 KPM beras sejahtera (Rastra) 2019 tersebut berkurang dari kuota penerima bantuan Rastra sebelumnya sebanyak 9.221 keluarga karena empat keluarga di antaranya tergolong ekonomi mampu.

Sebanyak ribuan keluarga miskin yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah ini menerima penyaluran bantuan Rastra setiap bulan yakni sebanyak 92.170 kilogram beras per bulan.

Ia menyatakan, sebanyak ribuan keluarga yang tergolong ekonomi miskin yang tersebar di daerah ini menerima pembagian beras sejahtera dari Perum Bulog Divisi Regional Bengkulu setiap akhir bulan.

Ia mengatakan, instansinya pernah mengajukan penyaluran bantuan beras Rastra kepada keluarga miskin penerima manfaat di daerah ini setiap dua bulan sekaligus namun tidak disetujui oleh Bulog.

Pihaknya mengajukan permohonan penyaluran Rastra untuk dua bulan sekaligus ke Bulog agar praktis dan tidak bolak balik mengurus penyaluran Rastra, serta untuk memenuhi kebutuhan para keluarga miskin selama bulan puasa dan Lebaran tahun ini.

Namun, katanya, Perum Bulog Divisi Regional Provinsi Bengkulu menolak usulan dari Dinas Sosial tersebut menyalurkan bantuan beras Rastra kepada keluarga penerima manfaat di daerah ini dua bulan sekaligus.

Untuk sementara ini, sebanyak 9.221 keluarga warga miskin di daerah itu belum menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pengganti bantuan Rastra dari pemerintah pusat.

Ia menyatakan, instansinya hingga kini masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) tentang Bantuan Pangan Non Tunai pengganti bantuan beras sejahtera dari pemerintah pusat. (Ant)

Lihat juga...