hut

Sampah Plastik Ganggu Aktivitas Pertanian di Talang Benih

Tumpukan sampah plastik yang masuk ke sawah petani di Kelurahan Talang Benih - Foto Ant

BENGKULU – Aktivitas pertanian di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Rejang Lebong terganggu sampah plastik. Lahan pertanian banyak terkotori sampah yang terbawa banjir beberapa waktu lalu.

Dengan kondisi tersebut., Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rejang Lebong, akan membantu petani untuk membersihkan sampah plastik yang masuk ke sawah mereka. Kepala DLH Rejang Lebong, Darmansyah, mengatakan, pihaknya telah mendapatkan keluhan dari petani di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup. Sawah mereka dipenuhi sampah plastik, yang terbawa banjir saat musim hujan beberapa hari lalu.

“Kami tangani secepatnya, tumpukan sampahnya segera diangkut. Ini sangat disayangkan, karena masih banyak warga di bagian hulu yang membuang sampah sembarangan, bahkan ke saluran irigasi sehingga menyebabkan banjir dan mengotori sawah petani di bagian hilir,” ujarnya.

Untuk menangani permasalahan tersebut, DLH akan menerjunkan personel kebersihan dan armada pengangkut sampah. “Selain dapat mengotori lingkungan, sampah ini dapat mengotori pemandangan juga bisa merugikan petani, karena tanaman padi mereka bisa mati,” tandasnya.

Diharapkan, warga Rejang Lebong tidak membuang sampah sembarangan. Jika ketahuan, akan disanksi melanggar Perda No.4/2017, tentang Pengelolaan Sampah. Sanksinya penjara hingga enam bulan dan denda Rp500 ribu.

Warga diminta untuk mengumpulkan sampah dalam karung atau kantong plastik dan menempatkannya di depan rumah atau pinggir jalan. Sampah tersebut bisa diambil petugas pengangkut sampah yang lewat setiap harinya.

“Dalam waktu dekat ini kami juga akan mengeluarkan surat edaran berisikan tentang larangan membuang sampah sembarangan, kemudian kewajiban dinas atau instansi, BUMN, BUMD dan swasta menyiapkan kotak penampungan sampah,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!