hut

Satu Tungku Seribu Menu, Sajian Ronde Unik di Banjarnegara

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Menikmati wedang ronde di malam hari, banyak dilakukan masyarakat Kabupaten Banjarnegara. Sajian makanan berkuah hangat ini, bisa dijumpai hampir di semua daerah. Namun, ada yang berbeda dari sajian ronde di Banjarnegara.

Warung ronde di Jalan Sutoyo, tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hj Anna Lasmanah ini tampak ramai pengunjung. Ada yang duduk di bangku panjang yang tertata di belakang gerobak ronde, ada juga yang memilih duduk di tikar.

Jika anda baru pertama datang ke warung wedang ronde ini, maka bersiap-siaplah untuk bingung memilih menu, sebab di tempat tersebut disediakan menu beraneka ragam, atau satu tungku seribu menu.

Uniknya, sajian wedang ronde tidak hanya berisi kacang, moci ataupun roti, tetapi ada ronde dengan isi berbagai macam buah-buahan.

“Orang biasa menyebutnya satu tungku seribu menu, karena banyak sekali menu wedang ronde di sini. Ada ronde jamur yang merupakan jahe murni, ada ronde buah yang berisi berbagai macam buah dari mulai irisan apel, pir, melon, semangka, timun suri hingga buah naga. Ada juga ronde durian, ronde original, ronde tape ketan, ronde dawet dan lain-lain,” tutur pemilik warung, Sudakir Yanto atau biasa disapa Yanto, Sabtu (8/6/2019) malam.

Pemilik warung ronde, Sudakir Yanto. Foto: Hermiana E. Effendi

Ide untuk mencampur buah-buahan dalam kuah hangat ronde ini murni merupakan ide Pak Yanto, yang ingin warung rondenya memiliki ciri khas, sehingga selalu diingat orang. Ternyata hasil kreasinya sangat disukai masyarakat.

“Alhamdulilah banyak yang suka, sehingga warung ronde saya tidak pernah sepi pembeli. Meski terbilang aneh, namun ronde buah ternyata sangat digemari masyarakat, karena kesegaran buah yang berpadu dengan hangatnya kuah ronde, menyajikan sensasi rasa tersendiri,” jelas Yanto.

Yanto mengawali usaha ronde tahun 2000 silam dan awalnya ia menyajikan ronde original dan ronde buah.

Seiring waktu, menu di warungnya terus bertambah. Saat ini dalam satu malam, yaitu mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, warungnya bisa menjual hingga 300 porsi wedang ronde.

Harga wedang ronde juga cukup terjangkau yaitu kisaran Rp 8.000 per porsi dan yang paling mahal adalah ronde durian harganya Rp 15.000 per porsi.

Salah satu konsumen, Eviyanti mengaku baru pertama kali menikmati ronde buah dan hanya ada di warung ronde Pak Yanto, Banjarnegara.

“Unik sekali, rasanya segar dan membuat kita jadi penasaran, ingin mencoba semua jenis ronde,” tuturnya.

 

Lihat juga...