hut

Selasa, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Alami Puncak Arus Balik

Puncak arus balik di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (11/6) 2019) - Foto Ant

BANJARMASIN – Arus balik melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Banjarmasin, mencapai 1.480 orang pada Selasa (11/6/2019).

Jumlah tersebut, menjadi yang terbanyak selama pelaksanaan arus balik menggunakan kapal laut. Superintendent Operasional Pelabuhan Trisakti, Masruni, mengatakan, penumpang arus balik yang menumpang KM Dharma Kartika IX datang sekira pukul 11:00 Wita. “Ini merupakan puncak arus balik angkutan laut di Pelabuhan Trisakti dari pelabuhan Surabaya, Jawa Timur,” tandasnya, Selasa (11/6/2019).

Sebelumnya, pada Senin (10/6/2019), KM Kirana yang sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pukul 19:30 Wita, mengangkut 1.394 orang penumpang. Minggu (9/6/2019), KM Kumala mengangkut arus balik sebanyak 1.291 orang penumpang.

Kemungkinan pada Rabu (12/6/2019) malam, KM Kumala mengangkut penumpang dari Surabaya, hingga lebih dari 1.000 orang. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan arus balik melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin akan meningkat, seiring dengan kenaikan harga tiket angkutan udara.

Saat arus mudik Lebaran 1440 Hijriah, dari Pelabuhan Trisakti menuju Surabaya, terjadi kenaikan jumlah penumpang antara 25 hingga 30 persen. Kendati terjadi lonjakan arus mudik maupun arus balik, pelayanan di Pelabuhan Trisakti berjalan lancar.

Sebelumnya, jumlah penumpang arus mudik menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan tujuan Surabaya Jawa Timur. Hingga H-2 pelaksanaan arus mudik, tercatat ada sekira 16 ribu orang menggunakan pelayanan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Trisakti Banjarmasin, Bambang Gunawan, saat meninjau arus mudik penumpang kapal terakhir Dharma Kartika IX menyebut, dibanding 2018, jumlah penumpang kapal laut 2019 melonjak tajam.

“Sejak H-15 Lebaran Idulfitri 1440 Hijriah hingga sekarang, dari tujuh kapal yang beroperasi, jumlah penumpang kapal laut yang telah terangkut mencapai 14.252 orang,” sebut Bambang.

Jumlah tersebut, bila ditambah dengan pemberangkatan kapal Dharma Kartika IX yang mengangkut sekitar 1.500 orang penumpang, maka diprediksi total jumlah penumpang arus mudik 2019 mencapai 16 ribu orang atau naik 28-30 persen jika dibandingkan dengan  2018.

Kenaikan jumlah penumpang kapal laut tersebut, diperkirakan dipicu oleh kenaikan harga tiket angkutan udara. Masyarakat yang ingin mudik, beralih ke angkutan laut. Kendati terjadi lonjakan penumpang yang cukup signifikan, karena persiapan yang cukup matang dari seluruh pihak terkait, penumpang bisa terangkut semua. (Ant)

Lihat juga...