hut

Seleksi Guru Berprestasi Diharap Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Sumbar

Editor: Koko Triarko

PESISIR SELATAN – Tujuh orang dari berbagai profesi di bidang pendidikan asal Kabupaten Pesisir Selatan, dikirim ke Kota Padang untuk mengikuti seleksi guru, kepala sekolah, dan pengawas di tingkat Provinsi Sumatra Barat, yang dimulai Jumat (14/6) hingga Kamis (20/6).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Zulkifli, mengatakan sebelum ditetapkan tujuh orang tersebut telah dilakukan berbagai upaya seleksi tingkat Kabupaten Pesisir Selatan. Tentu hal yang diharapkan untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia menjelaskan, tujuh orang yang diutus dari Kabupaten Pesisir Selatan tersebut, pertama dari Guru TK diwakili oleh Marneli, S.Pd., yang mengajar di TK Pertiwi Pasar Baru. Kedua, Guru SD diwakili oleh Indra, S.Pd., M.Pd., yang merupakan guru di SDN 36 Labuhan Tanjak. Ketiga untuk Guru SMP diwakili oleh Liza Nola Sari, M.Pd., dari SMPN 2 Bayang.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit/ Foto: M. Noli Hendra

Untuk Kepala TK diwakili oleh Gusmadewi, S.Pd., dari TK Pembina Painan. Selanjutnya untuk Kepala SD diwakili Donni Saputra, S.Pd., M.Pd., dari SDN 12 Api-api, dan Kepala SMP diwakili oleh Maita Leli, M.Pd., dari SMPN 1 Pancung Soal, sedangkan untuk Pengawas diwakili oleh Pengawas SD Kecamatan, Rahul Yeni Aida,S.Pd.

“Setelah dari seleksi tingkat kabupaten yang kita lakukan, akhirnya kita menyepakati tujuh orang ini untuk diutus berangkat ke Padang untuk mengikuti tingkat provinsi,” katanya, Kamis (13/6/2019).

Ia menyebutkan, ketetapan tersebut juga didasari atas hasil Pembinaan dan Penilaian Tahap I dan II bagi Pemenang Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Berprestasi Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan 2017 dan 2018. Untuk itu, sangat diharapkan tujuh orang yang diutus itu dapat menorehkan prestasi di tingkat provinsi.

Zulkifli juga menjelaskan, setelah sampai di Padang, seleksi Kepala Sekolah dan Pengawas TK, SD dan SMP Berprestasi akan dilaksanakan pada Jumat hingga Senin (14-17/6/2019). Sedangkan untuk Seleksi Guru TK, SD dan SMP Berprestasi dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis (18-20/6/2019).

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan berharap, nantinya utusan dari Kabupaten Pesisir Selatan ini selain berharap lulus di tingkat provinsi, juga dapat lolos ke tingkat nasional,” katanya.

Zulkifli mengatakan, adanya seleksi guru ini juga bentuk arahan dari Wakil Gubernur Sumatra Barat, agar kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja, sehingga kualitas pendidikan terus membaik, terutama untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat, mengakui telah sering menyampaikan kepada para kepala sekolah di berbagai pertemuan, termasuk di waktu pelantikan 34 orang kepala sekolah SMA/SMK se-Sumatra Barat.

“Saya melihat kinerja kepala sekolah ada sebagian yang bagus dan ada sebagian yang perlu dievaluasi lagi. Seperti jika adanya penilaian kinerja rendah atau kurang berprestasi, maka dilakukan penggantian, tujuannya supaya kualitas pendidikan terus membaik,” tegas Nasrul Abit.

Ia menyampaikan, perlu pula para kepala sekolah untuk membuat standar prosedur operasional, sehingga secara teknis kepala sekolah dapat menguasai sekolah, dan mengikuti kulikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikannya.

Selain itu, dalam meningkatkan mutu pendidikan, kepala sekolah dapat mendukung dan meningkatkan sarana dan prasarananya, dan kepala sekolah harus mempunyai program kerja.

Untuk itu, dengan adanya Selekasi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas berprestasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, dapat memberikan dampak yang positif bagi pendidikan di masing-masing daerah.

Dengan demikian, sambungnya, setelah kegiatan di bidang pendidikan berprestasi itu, kepala daerah harus dapat melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan provinsi, agar dampak prestasi itu dapat memberikan dampak kepada kualitas pendidikan di masing-masing daerah.

Lihat juga...