hut

Tabur Puja Membina Masyarakat Menjadi Pelaku Ekraf

Editor: Mahadeva

PADANG – Kebaradaan Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) di unit usaha Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang (KSU Derami) Padang, Sumatera Barat, mendorong masyarakat melahirkan usaha-usaha Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Pada awalnya usaha yang dikembangkan bersifat mikro. Kini, sudah banyak pelaku usaha sukses mengembangkan Ekraf, bahkan jumlahnya bisa mencapai mencapai ribuan.

Ketua Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang Padang Sayu Putu Ratniati/Foto: M. Noli Hendra

Ketua KSU Derami Padang, Sayu Putu Ratniati, mengatakan, sejatinya hal yang ingin dicapai dari Tabur Puja adalah mengentaskan kemiskinan. Upayanya dilakukan membantu permodalan usaha dari keluarga yang kurang mampu dengan nilai pinjaman yang terjangkau.

Dengan bantuan modal usaha, Tabur Puja mendorong masyarakat membentuk usaha-usaha baru. Di Padang, cukup banyak masyarakat kreatif yang mampu melahirkan usaha baru setelah mendapatkan pinjaman modal usaha.

“Jadi yang kami perhitungan begini, dikasih modal, mampu mengembangkannya, dan setelah itu mampu mandiri. Apabila usaha telah tumbuh, maka ekonominya kuat. Nah, apabila begini kondisi usaha dari seluruh pinjaman yang Tabur Puja berikan, persoalan mengentaskan kemiskinan dapat diselesaikan,” katanya, Senin (24/6/2019).

Keberhasilan yang diperoleh oleh masyarakat bukan serta merta sepenuhnya peran Tabur Puja. Sifat bantuan yang diberikan hanya pinjaman modal usaha, sehingga selebihnya dipulangkan kepada masyarakat, bagaimana cara mengelolah dana dan usaha yang dijalani.

Selain memberikan pinjaman modal, Tabur Puja juga memberikan pendampingan usaha. Hal tersebut untuk mencegah masyarakat memgalami gagal usaha, yang akan berdampak pada upaya pembayaran pinjaman.

Untuk itu, Posdaya tetap memberikan dukungan dan bimbingan kepada masyarakat yang dalam kondisi kurang stabil ekonomi usahanya. “Dukungan dan motivasi adalah yang harus kita berikan kepada masyarakat yang kondisi ekonomi lagi tidak stabil. Jadi yang namanya sudah saling kenal dan rasa kekeluargaan telah terbangun, soal memberikan dukungan dan bimbingan itu akan lebih mudah diterima oleh masyarakatnya. Kepada Posdaya tentu diharapkan memberikan dukungan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Ayu tidak memungkiri, tidak semua usaha yang diberi pinjaman modal tumbuh dengan baik. Ada yang stagnan,  dan ada yang tutup. Persoalan tersebut karena tidak semua masyarakat memiliki jiwa pengusaha, sehingga ada yang kesulitan menjalankan usaha.

Lihat juga...