hut

Tiga Desa di Bekasi Alami Kekeringan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan tiga desa di wilayah Kecamatan Cibarusah, mengalami kekeringan karena dampak musim kemarau sejak awal Mei 2019 lalu.

Tiga desa tersebut saat ini secara bergiliran diberikan bantuan pasokan air bersih untuk keperluan warga.

“Tiga desa di Kecamatan Cibarusah yang alami kekeringan meliputi desa Ridogalih, Sinarjati dan Ridomanah. Ketiganya sesuai laporan yang masuk ke BPBD Kabupaten Bekasi,” ujar Gatot G Sumarna, Supervisor Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bekasi, kepada Cendana News, Rabu (26/6/2019).

Gatot G Sumarna, Supervisor Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bekasi – Foto: Muhammad Amin

Kekeringan melanda di wilayah tersebut ungkap Gatot, sudah terasa sejak awal Juni lalu. Tapi baru seminggu terakhir warga mulai merasakan karena hujan tidak kunjung turun. Hingga BPBD secara rutin mendistribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga baik mencuci, masak ataupun mandi.

Dikatakan sejak beberapa hari terakhir, BPBD Kabupaten Bekasi secara rutin telah mendistribusikan pasokan air bersih di tiga desa tersebut. Adapun kapasitas air bersih untuk sekali pengiriman mencapai 9000 hingga 14 ribu liter.

Gatot menegaskan dalam hal pasokan air bersih bagi warga di tiga desa tersebut dilaksanakan dengan bekerjasama pihak PDAM Tirtabhagasasi Cabang Kecamatan Cibarusah guna memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak kekeringan.

“9000 liter bisa memenuhi kebutuhan sekira 250 KK. Tapi BPBD tidak membatasi warga dalam mengambil air, BPBD hanya menyediakan warga ambil sendiri,” tandas Gatot.

Menurutnya, bantuan air bersih yang didistribusikan BPBD teknisnya harus diajukan oleh kepala desa setempat. Untuk mendapatkan air bersih tegasnya harus melalui pengajuan ke BPBD. Setelah itu baru pendistribusian dilakukan.

Diakuinya bahwa kekeringan dan kekurangan air bersih setiap tahun terjadi di wilayah Kecamatan Cibarusah terutama di tiga desa setempat. Untuk air sumur, tambahnya, di tiga desa tersebut memang tidak, ada karena di bawah tanah banyak batu cadas.

Camat Ciburasah, Kabupaten Bekasi, Enop Chan, terpisah mengakui, kekeringan di wilayahnya terjadi di tiga desa. Dia mengklaim sudah melakukan pendataan warga terdampak kekeringan untuk diserahkan ke Bupati Bekasi melalui BPBD agar mendapatkan bantuan air bersih.

“Alhamdulillah, pendistribusian air mengalir terus kepada tiga desa yang mengalami dampak kekeringan meskipun secara bergiliran tiap harinya. Pembagian air diberikan setiap KK 10 liter,” tegas Enop.

Dikatakan bahwa, pembangunan pipa PDAM untuk menjangkau di tiga desa tersebut saat ini dalam tahap pekerjaan. Dia berharap pipa PDAM akhir 2019 bisa memenuhi seluruh wilayah di Kecamatan Cibarusah.

Dalam kesempatan itu Enop mengimbau kepada warga di Kecamatan Cibarusah, menghadapi musim kemarau untuk dapat lebih waspada. Jangan bermain api karena bisa berdampak pada kebakaran.

Lihat juga...