hut

TNI-POLRI di Banyumas Gelar Apel Antisipasi Putusan Sengketa Pilpres

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Guna menjaga kondusivitas menjelang sidang perselisihan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), Polres Banyumas beserta KODIM 071/Banyumas meningkatkan patroli gabungan. Patroli dilakukan menyeluruh mulai perkotaan hingga daerah pinggiran.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, mengatakan, patroli gabungan dalam skala besar dilakukan pada titik-titik tertentu yang dinilai rawan. Kegiatan dilakukan hampir setiap malam dengan lokasi yang berbeda-beda.

“Upaya pencegahan kita lakukan setiap malam, dengan rutin patroli bersama TNI, ” jelas Kapolres, usai apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi dan Persiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu di lapangan Mako Brimob Purwokerto, Rabu (12/6/2019).

Kapolres mengatakan, proses di MK sedang berjalan dan diharapkan seluruh elemen masyarakat menunggu hingga tuntas. Sebab, kondusivitas wilayah harus tetap dijaga.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun dan Dandim Banyumas, Letkol Inf. Chandra ikut makan bersama anggota. -Foto: Hermiana E. Effendi

“Terkait dengan sidang di MK, kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bisa mengikuti proses yang berjalan. Masyarakat tidak perlu ke Jakarta, karena Pak Prabowo sendiri sudah memberikan imbauan kepada para pendukungnya, agar bersama-sama menunggu dan menghormati keputusan MK, dan tidak perlu melakukan pengerahan massa,” kata Kapolres.

Hal senada juga diungkapkan Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf. Chandra, yang meminta agar semua pihak bersabar dan tidak perlu melakukan pengerahan massa ke Jakarta.

Kodim Banyumas juga menyiapkan sejumlah personel yang siap dikerahkan sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kita bersama POLRI selalu mengajak seluruh elemen masyarakat secara persuasif untuk menyikapi apa pun hasil keputusan MK dengan bijak. Imbauan serupa juga sudah banyak disampaikan tokoh-tokoh di pusat untuk tidak melakukan pengerahan massa dan saya rasa masyarakat Banyumas cukup bijaksana untuk menyikapinya,” tuturnya.

Sementara itu, usai apel Operasi Ketupat Candi, seluruh personil Polres Banyumas dan KODIM 0701 berbaur dan makan bersama. Sinergitas dan kebersamaan tergambar dari kebersamaan dua institusi tersebut.

Dandim menegaskan, sinergitas TNI-POLRI merupakan harga mati dari pucuk pimpinan hingga ke tingkat paling bawah. Hal tersebut juga ditunjukkan oleh kedua pimpinan institusi di Banyumas, baik Kapolres maupun Dandim yang kerap melakukan kegiatan bersama-sama.

Lihat juga...