hut

Umat Muslim di Maumere Merasa Aman Karena Ada Toleransi

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Sekitar 1.500 umat muslim yang berada di kota Maumere, mengikuti salat Idulfitri di lapangan umum Kota Baru, depan Kantor Bupati Sikka, Rbu (5/6). Berperan sebagai imam adalah H. Adnan, dan Khatib Ustad Hainul Rasyid, SP.d., yang mengajak kepada umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah.

“Semoga kita semua yang telah menunaikan ibadah Ramadan puasa dan salat Idulfitri pada hari ini, mendapatkan ampunan Allah dan terbebas dari dosa,” sebut Ustad Hainul Rasyid, SP.d., Rabu (5/6/2019).

Hainul melanjutkan, sebagai umat mohon kepada Allah SWT agar berkenan menjadikan ibadah Ramadan sebagai saksi meringankan kelak di yaumul akhir. Serta menjadikan umat berhak mendapatkan syafaat ketika harta dan anak-anak tidak lagi berguna bagi pemiliknya.

Lukman, Ketua Panitia Hari-Hari Besar Islam PHBI kabupaten Sikka.  -Foto: Ebed de Rosary

“Pada hari kiamat ketika harta dan anak-anak tidak lagi berguna bagi pemiliknya. Kecuali bagi orang-orang yang kembali kepada Tuhannya dengan bekal amal saleh dan hati yang iklas,” tegasnya.

Ustad Hainul mengingatkan diri pribadi dan segenap jemaah salat Idulfitri sekalian, untuk bertakwa kepada Allah SWT. Mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjalankan perintah dan ajaran-Nya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari-Hari Besar Islam PHBI kabupaten Sikka, Lukman, mengatakan, pesan moral kita tetap meningkatkan iman kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Ada lima tempat salat Idulfitri di kabupaten Sikka yang menggunakan lapangan terbuka, sementara sisanya melaksanakan di masjid masing-masing.

“Kami melaksanakan salat di beberapa tempat terbuka, karena beberapa masjid halamannya sempit. Untuk itu, kita berinisiatif melaksanakan terpusat di beberapa tempat terbuka,” ungkapnya.

Lukman menambahkan, terkait dengan kondisi bangsa saat ini, khususnya terkait dengan pesta demokrasi pemilu, dirinya berharap semua umat tetap menjaga persaudaraan, sehingga NKRI tetap utuh.

“Kita harus tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan. Kita berharap, agar segala perbedaan dalam politik tidak lantas memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang telah dibangun pendahulu kita,” sarannya.

Fatimah, salah seorang peserta salat Idulfitri mengaku bangga dengan adanya toleransi antarumat beragama di kabupaten Sikka. Pihaknya bisa menjalankan ibadah puasa dan salat dengan baik.

“Saya merasa senang berada di kota Maumere, karena situasi dan kondisi daerahnya, aman. Tolernasi beragama pun tetap terjalin dengan baik dan ada rasa saling menghormati antarpemeluk agama,” sebutnya.

Lihat juga...