hut

UMP Bangun Pusat Penelitian Kelapa Seluas Lima Hektare

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Setelah salah satu dosennya berhasil menemukan kultur jaringan kelapa kopyor, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menindaklanjuti dengan membangun Coconut Research Center atau pusat penelitian kelapa.

Rektor UMP, Dr. Anjar Nugroho, mengatakan, pusat penelitian ini dibangun pada lahan seluas 5 hektare. Sebagian dibangun untuk gedung penelitian dan sebagian lagi sudah ditanami kelapa kopyor hasil temuan dari dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Sisunandar.

“Pembangunan pusat penelitian kelapa ini, dimaksudnya untuk memberikan ruang lebih luas bagi para dosen UMP yang ingin melakukan penelitian. Contohnya sudah ada, yaitu Pak Sisunandar yang sudah berhasil menemukan kultur jaringan kelapa kopyor. Semoga ini bisa memacu semangat para dosen UMP untuk menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Rektor UMP, usai acara peletakan batu pertama pembangunan Coconut Research Center, Senin (24/6/2019) sore.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan, pembangunan pusat penelitian ini, juga sebagai upaya UMP untuk menjadi kampus unggulan. Saat ini sudah ada berbagai macam tanaman kelapa yang dikembangkan.

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut pengembangan, UMP juga akan membuka pusat penelitian buah durian. Rencana ini sudah dalam proses, dan pengelolaannya akan dilakukan UMP bersama dengan Cirad – France & University of Queensland Australia.

“Kita punya penelitinya dan sudah punya produk penelitian yang sudah diakui, tinggal kemudian kita memfasilitasi untuk penelitian selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof DYP Sugiharto, yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan Coconut Research Center menyampaikan, sangat bangga dan mendukung upaya UMP untuk terus maju dan berkembang.

Menurutnya, pembangunan pusat penelitian kelapa ini merupakan jalan untuk mewujudkan cita-cita besar UMP.

“Menurut saya ini sangat realistis karena sudah diawali dengan kerja keras luar biasa oleh Pak Sisunandar, dari mulai studi, penelitian, hingga membuahkan hasil yang fenomenal. Kontribusi hasil penelitian sudah jelas, sangat bermanfaat bagi dunia pertanian Indonesia dan mempunyai nilai komersial tinggi,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, temuan kelapa kopyor dosen UMP ini merupakan satu-satunya hasil riset di Indonesia. Karena kelapa kopyor hanya ada di Indonesia, maka temuan ini sekaligus merupakan satu-satunya riset kelapa kopyor di dunia.

 

Lihat juga...