hut

Usulan Pelebaran Jalan Nasional Banjarnegara Disetujui Kementerian PUPR

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyetujui usulan pelebaran dan perbaikan jalan nasional di Kabupaten Banjarnegara sepanjang 10 kilometer lebih. Pengerjaan jalan nasional tersebut mulai dilakukan tahun depan.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, mengatakan, informasi tersebut diperoleh langsung dari Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII, Akhmad Cahyadi, yang berkunjung ke Banjarnegara, Jumat (28/6/2019).

Kunjungan tersebut khusus membahas kegiatan peningkatan jalan nasional di wilayah kabupaten Banjarnegara.

Menurut Bupati, usulan peningkatan jalan nasional yang disetujui pemerintah pusat antara lain, peningkatan jalan di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo dengan panjang sekitar 3,37 kilometer, termasuk juga jalan dari Singamerta mendekati wilayah kota di Kelurahan Kalibenda.

Kemudian jalan nasional perbatasan Kabupaten Banjarnegara dengan Kabupaten Banyumas sepanjang kurang lebih 6,93 kilometer.

“Jalan nasional di Kabupaten Banjarnegara memang banyak yang belum memenuhi standar, karena sebagian besar lebarnya masih di bawah 7meter. Sedangkan sesuai ketentuan untuk jalan nasional, minimal lebarnya 7 meter, sehingga harus ada peningkatan jalan dan Alhamdulilah usulan kita disetujui Kementrian PUPR,” terang Budhi Sarwono.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, pada beberapa ruas jalan nasional bahkan ada yang mengalami penyempitan.

Misalnya di wilayah timur, mulai dari jalan di Pasar Tunggara, Kecamatan Sigaluh sampai dengan perbatasan Kabupaten Wonosobo.

Penyempitan jalan nasional juga terjadi di wilayah Singamerta ke arah barat hingga batas Kota Banjarnegara, serta di bagian barat, yaitu di jalur Klampok hingga perbatasan dengan Kabupaten Banyumas.

Akibat penyempitan jalan nasional ini, kondisi jalan menjadi rawan kecelakaan. Karena jumlah kendaraan banyak yang melintas, sementara untuk saling mendahului sulit, karena sempitnya jalan.

“Banyak sekali masukan dan keluhan masyarakat Banjarnegara atas kondisi jalan nasional di wilayah kami. Kemudian kami lakukan pengkajian dan melihat langsung kondisi ke lapangan, setelah itu diusulkan ke Kementrian PUPR,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR) Kabupaten Banjarnegara, Tatag Rochyadi mengatakan, sampai saat ini ada sekitar 15 kilometer jalan nasional di Banjarnegara yang belum memenuhi standar.

“Tujuan dari peningkatan jalan nasional ini, tentu saja untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

 

Lihat juga...