Wonosobo Didorong Menjadi Lokasi Paralayang Internasional

Seorang peserta Kejuaraan Paralayang Trip of Indonesia (TroI) Seri II melakukan pendaratan di Bukit Kekep, Desa Lengkong Wonosobo, Jawa Tengah - Foto Ant

WONOSOBO – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), melalui bidang Paralayang Indonesia, berkeinginan menjadikan Bukit Kekep, Desa Lengkong, Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi destinasi arena paralayang berkelas internasional.

“Lokasinya sangat bagus untuk paralayang, sudah sewajarnya jika ini dijadikan lapangan internasional. Jika ada kejuaraan selanjutnya baik nasional dan internasional, kami akan rekomendasikan Wonosobo,” tutur Ketua Paralayang Indonesia, Wahyu Yudha, Jumat (28/6/2019).

Bukit Kekep, yang berada di ketinggian sekitar 1.200 mdpl, dinilai memiliki pemandangan yang indah. Sehingga bisa menarik pegiat paralayang lokal dan luar negeri untuk datang menikmatinya.

Selain itu, Wonosobo juga dikenal dengan kabupaten yang memiliki daya tarik wisata yang cukup luas, mulai dari kuliner hingga budaya. “Tidak semua tempat punya lokasi sebagus Wonosobo,” tandasnya.

Sehubungan dengan penyelenggaraan kejuaraan Paralayang Trip of Indonesia (TroI) seri II, disebutnya kegiatan tersebut diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kegiatannya berdampak signifikan pada perkembangan olahraga paralayang nasional.

Setiap kegiatan paralayang berdampak pada prestasi, edukasi, dan rekreasi. “Kalau prestasi, banyak peserta lokal yang bisa berpartisipasi. Edukasi, pengenalan olahraga ini kepada masyarakat sehingga bisa lebih dikenal. Sedangkan rekreasi, bisa jadi potensi wisata paralayang tandem,” pungkas Yudha. (Ant)

Lihat juga...