hut

Anies Baswedan Jadi Pembicara World Cities Summit 2019 di Kolombia

Editor: Koko Triarko

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019). –Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Kepala Biro Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi pembicara dalam acara World Cities Summit 2019 di Kolombia.

Mawardi menjelaskan, ekstensi yang dilakukan Anies ke Amerika Serikat memang sudah dijadwalkan dari jauh hari. Anies diundang datang oleh United States-Indonesia Society (USINDO) ke Washington DC.

Undangan tersebut bersifat informal, sehingga Anies sengaja mengatur keberangkatan ke Washington DC berdekatan dengan kunjungan ke Kolombia.

Anies juga diundang menjadi pembicara dalam World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) di Medellin, Kolombia, pada 10-12 Juli 2019.

“Kalau yang Washington memang dirangkaikan kegiatan supaya lebih efektif. Sekali jalan, agar bermanfaat bagi penghematan anggaran,” kata Mawardi, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Anies sekaligus menghadiri dua undangan tersebut, karena perjalanan Indonesia-Kolombia melewati Amerika Serikat. Kunjungan Anies ke dua negara itu sudah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut Mawardi, ada beberapa pejabat yang ikut, di antaranya Asisten Deputi Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Yusmada Faizal, Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan, Kreshna Aditya, dan salah satu staf KDH KLN.

Mawardi mengatakan, keikutsertaan Ferry memang diperbolehkan dalam aturan. “Iya, (Ferry) Ikut. Kan dibolehkan,” kata dia.

Keikutsertaan beberapa staf untuk mempermudah tindak lanjut dari pertemuan dan pembahasan yang dilakukan oleh Anies.

Mawardi mengatakan, sebenarnya ada banyak undangan ke luar negeri yang diterima Anies melalui biro KDH-KLN. Namun, tak semuanya undangan luar negeri ditindaklanjuti dengan keberangkatan.

Biasanya, lanjut Mawardi, Anies akan menyeleksi seberapa besar acara dan siapa saja undangan yang akan menghadiri pertemuan luar negeri tersebut. Jika pertemuan berisi perjanjian kerja sama, maka acara akan langsung dihadiri. Namun, Anies juga beberapa kali mendisposisikan kepada jajarannya atau bahkan tidak memenuhi undangan tersebut tanpa mengirim perwakilan.

“Kalau ini tergantung dari topiknya. Kalau ini enggak mungkin diwakili oleh asisten yang di Kolombia. Termasuk yang kemarin di Argentina juga karena pertemuan dengan para wali kota U-20, enggak mungkin diwakilkan, sehingga Pak Gubernur harus hadir,” jelas Mawardi.

Anies berangkat ke luar negeri sejak 9 Juli untuk menghadiri pertemuan WCSMF di Kolombia. Setelah itu, Anies melanjutkan perjalanan ke AS sebagai pembicara di Forum USINDO, dan baru kembali pada 18 Juli 2019.

“Dalam perjalanan pulang seusai menjadi pembicara pada World Cities Summit Mayors Forum 2019 di Medellin, Colombia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan singgah ke Washington D.C. Amerika Serikat untuk memenuhi undangan menjadi pembicara dalam Forum pertemuan USINDO Luncheon, yang akan diselenggarakan pada Senin, 15 Juli 2019.

Rute perjalanan Indonesia-Kolombia cukup panjang dan memang melewati Amerika Serikat.

Selanjutnya, Anies mengunjungi Argentina pada Oktober 2018 untuk menghadiri pertemuan Urban 20 Mayors Summit (U20) di Buenos Aires, Argentina. Ia juga mengunjungi Singapura pada Mei 2019, dan menjadi pembicara di sebuah forum mengenai pembangunan kota.

Masih di bulan yang sama, Anies juga mengunjungi Tokyo, Jepang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kembali disebut menjadi pembicara dalam acara Urban 20 (U20) Mayors Summit, sekaligus menghadiri perayaan 20 tahun Sister City antara Jakarta dan Tokyo di Tokyo, Jepang. Kemudian Anies mengunjungi Medellín, Kolumbia dan dilanjutkan ke Amerika Serikat. Anies dijadwalkan tiba di Jakarta pada Kamis, 18 Jumat 2019.

Lihat juga...