hut

Atasi Banjir di Samarinda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp21,9 Miliar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Upaya penyelesaian persoalan banjir yang melanda Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi. Tidak tanggung-tanggung Provinsi mengalokasikan dana sebesar Rp21 miliar lebih untuk mengatasi banjir di kota tersebut.

Gubernur Kaltim, Isran Noor, menegaskan pemprov Kaltim sudah siap menggelontorkan dana di APBD 2019 sebesar Rp1,9 miliar dan APBD Perubahan 2019 sebesar Rp20 miliar untuk program pengendalian banjir di Samarinda, termasuk untuk pengerukan sungai.

“Total dana yang disiapkan untuk pengerukan Gang Nibung, penyempitan aliran sungai di belakang Pasar Segiri dan sejumlah titik lainnya mencapai Rp21,9 miliar,” terangnya, Kamis (11/7/2019).

Isran Noor menjelaskan saat ini banyak dokumen yang harus disiapkan, dan secara teknis rapat-rapat koordinasi terus dilakukan staf pemprov dengan staf Pemkot Samarinda.

“Karena ini termasuk kerja darurat dan mendesak, maka kami sepakat bekerjasama dengan TNI melalui Korem 091/ASN,” tegasnya.

Diharapkan dengan pengerukan sungai yang pendangkalannya saat ini diperkirakan sudah mencapai angka 75-80 persen, maka arus air akan menjadi lancar dan banjir bisa diatasi.

Menurutnya, dalam program pengendalian banjir bukan hanya di Samarinda, tapi juga diarahkan ke Kota Bontang dan Balikpapan. Kota Bontang saat ini sudah proses lelang. Programnya pengerukan Sungai Kuntung dengan nilai Rp29 miliar.

Sedangkan Kota Balikpapan sudah dilakukan penandatanganan kerja sama antara Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Pemkot Balikpapan dan Dinas PUPR Kaltim untuk pengerukan Sungai Ampal. Pemprov Kaltim menyediakan uang anggaran sekitar Rp20 miliar.

“Kota Balikpapan itu sudah penandatangan kerja sama untuk pengerukan Sungai Ampal,” imbuhnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!