hut

Atasi Kekeringan, Desa di Banjarnegara Diminta Mencari Sumber Air

Editor: Mahadeva

BANJARNEGARA – Banyaknya desa di Banjarnegara, yang mengalami krisis air bersih di kemarau tahun ini. Hal itu membuat Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, turun langsung ke pelosok daerahnya yang kesulitan air bersih.

Budhi mengintruksikan, kepala desa untuk mencari sumber air yang masih mengalir airnya. Dan Pemkab Banjarnegara dipastikannya, akan membantu proses mengalirkan air sampai ke desa.

“Kepala desa harus mencari solusi, coba dicari sumber air terdekat yang airnya masih bagus. Bisa di dalam hutan, atau desa tetangga atau dimanapun. Nanti, untuk teknis penyalurannya akan kita bantu, setelah desa menemukan sumber air,” kata Bupati saat berkunjung ke Desa Kebutuhjurang dan Desa Duren, di Kecamatan Pagedongan, Senin (22/7/2019).

Di hadapan perangkat desa dan warga yang tengah antri air bersih, Budhi Sarwono menyebut, pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, siap melakukan pengiriman air bersih kepada desa-desa. Namun, upaya lain yang lebih strategis dan efektif, bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan air bersih.

Terlebih lagi, musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lama. Disebut-sebut, bisa terjadi sampai Oktober mendatang. Sehingga, masing-masing desa diminta untuk berinovasi sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing dalam hal penyediaan air bersih tersebut.

“Kita siap untuk membantu warga dengan droping air bersih. Namun, upaya untuk mengatasi krisis air bersih harus tetap dilakukan. Kita harus bisa keluar dari krisis air bersih yang terus terulang setiap kemarau. Jika memang di sekitar desa tidak ada sumber air yang bisa dimanfaatkan, maka harus kita pikirkan lagi untuk mencari cara lain mengatasi kekeringan,” tuturnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Arief Rahman, mengatakan, jumlah desa yang mengajukan permintaan droping air bersih terus bertambah. Setidaknya sudah ada 14 desa yang mengajukan bantuan.

Keberadaan desa tersebut tersebar di tujuh kecamatan. “Kalau untuk Desa Kebutuhjurang dan Desa Duren di Kecamatan Pagedongan, Senin (22/7/2019) kita lakukan droping air satu tangki dengan kapasitas 5.000 liter dan akan rutin dikirim dua kali dalam satu minggu,” pungkasnya.

Lihat juga...