hut

Balaputera Dewa, Museum yang Tertera di Pecahan Rp10 Ribu

Editor: Mahadeva

PALEMBANG – Suasana cukup Hening tersaji di Museum Balaputra Dewa. Kehadiran pengunjung di museum yang terletak di kilometer lima Palembang tersebut, tak membuat suasana menjadi riuh.

Pemandu Museum Meriati Saragih (Foto: Muhammad Chandra)

Masing masing pengunjung, menikmati bacaan serta penjelasan dari pemandu museum, ketika mengajak pengunjung berkeliling. “Ada banyak koleksi yang dipamerkan. Kalau mau diperinci ada sekitar 10 Jenis yang mewakili keilmuan, misalkan antropologi, arkeologi, historika dan lain sebagainya,” tandas Meriati Saragih, Pemandu Museum Balaputra Dewa, minggu (14/7/2019).

Dengan koleksi yang dimiliki, Meriati mengklaim, museum Balaputra Dewa cukup banyak yang mengunjungi. Koleksinya menjelaskan perioderisasi perjalanan sejarah, mulai dari proto sejarah, masa Kerajaan Sriwijaya. Kemudian hingga masa kesultanan, zaman kolonial, pendudukan belanda dan jepang hingga era revolusi fisik.

Jumlah kunjungan dari tahun ke tahun terus meningkat. “Peningkatan pengunjung sangat terpengaruh oleh event yang ada di Sumatera Selatan. Saat Asian Games kemarin, banyak yang berkunjung, bahkan atlet dan ofisial dari luar negeri banyak yang kesini,” tambahnya.

Salah satu yang membuat orang penasaran untuk datang ke Museum Balaputra Dewa adalah ingin melihat rumah limas yang gambarnya muncul di pecahan uang Rp10 ribu terbitan 2005. Meriati menjelaskan, sejarah rumah limas berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Rumah Limas yang ada di museum Balaputra Dewa sendiri saat ini hanya ada satu.

Sebelum dikeluarkan oleh bank Indonesia di 2005, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) datang langsung ke museum Balaputra Dewa untuk mengambil foto Rumah Limas yang dijadikan gambar di pecahan uang Rp10 ribu.

Rumah limas dan pecahan Rp 10 Ribu (Foto: Ist/Muhammad Chandra)

“Jadi di 2005 uang itu, dikeluarkan ada beberapa orang dari Perum Peruri yang datang kesini untuk mengambil foto Rumah Limas. Beberapa bulan setelahnya uang Rp 10 ribu bergambar Rumah Limas itu diedarkan ke masyarakat,” kata Meriati.

Setelah diedarkan ke masyarakat, banyak masyarakat Kota Palembang dan wisatawan nusantara yang datang ke Museum Balaputra Dewa, untuk berswafoto dengan menggunakan uang Rp10 ribu dengan tema belakang foto Rumah Limas. “Ya, setelah uang itu diedarkan pengunjung yang datang kesini juga banyak. Tetapi juga masyarakat Palembang banyak juga yang belum tahu kalau Rumah Limas di uang Rp10 ribu itu ternyata ada di Palembang ini,” pungkasnya.

Lihat juga...