hut

Benteng Jagat Pasundan, Promosi Potensi Budaya Jawa Barat di TMII

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Dalam rangka promosi pariwisata dan kebudayaan daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar paket khusus kesenian Benteng Jagat Pasundan.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Budaya Pemprov Jawa Barat, Andre Priyatno, mengatakan, acara ini agenda unggulan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bersama anjungan daerah yang dikemas secara khusus bertujuan mempromosikan seluruh potensi budaya daerah di Indonesia.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Budaya Pemprov Jawa Barat, Andre Priyatno pada pagelaran Benteng Jagat Pasundan di Anjungan Jawa Barat TMII, Jakarta, Sabtu (27/7/2019) malam. Foto: Sri Sugiarti

“Kami tampil dalam balutan Benteng Jagat Pasundan untuk mempromosikan seni budaya dan ragam produk unggulan,” kata Andre dalam sambutannya pada pagelaran Benteng Jagat Pasundan di Anjungan Jawa Barat TMII, Jakarta, Sabtu (27/7/2019) malam.

Sejak tahun 1983 Pemda Jabar tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mempromosikan seluruh potensi Jabar di TMII.

Adapun sebut dia, gelaran potensi ini dilaksanakan dari tanggal 26-28 Juli 2019 dengan melibatkan beberapa kabupaten kota. Diantaranya, Bogor, Sukabumi, Cirebon, Indramayu, Garut, dan lainnya.

Mereka yang terlibat memeriahkan pameran citra Jabar dengan menampilkan produk unggulan daerahnya.

Tarian khas Jawa Barat memeriahkan pagelaran Benteng Jagat Pasundan di Anjungan Jawa Barat TMII, Jakarta, Sabtu (27/7/2019) malam. Foto: Sri Sugiarti

Ragam kesenian khas Jabar ditampilkan pada malam puncak paket khusus Benteng Jagat Pasundan. Dan sebagai aset daerah, Jabar sangat mendukung pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

“Kami berkomitmen terwujudnya Jabar juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi, dimana kemajuan tetap berpegang pada nilai budaya,” ujar Andre.

Mengutip pidato Presiden Joko Widodo, jelas dia,  jika Indonesia ingin mengejar ketertinggalan dari negara industri maju yang berbasis teknologi seperti Jepang dan Amerika Serikat dan juga negara yang berbasis industri seperti China, Korea dan Thailand, mungkin  perlu waktu 50 tahun untuk mencapai seperti negara tersebut.

“Tapi apabila kita (Indonesia) jadi duta seni budaya dan bisnis di berbagai sektor, mungkin kita bisa menjadi salah satu negara yang sangat beragam baik seni budaya dan produk unggulan,” ungkapnya.

Apalagi sebut dia, potensi beragam ada di Jabar mulai dari pegunungan dan garis pantai membentang di sepanjang pesisir utara dan selatan pulau Jawa. Ada wisata alam, wisata belanja, wisata teknologi dan lainnya.

“Jadi, gelaran kesenian dan pameran khas ini adalah komitmen kami untuk memajukan provinsi Jabar,” ujarnya.

Melalui gelaran ini, Andre berharap anjungan Jabar sebagai show window  dapat terus mempromosikan berbagai potensi wisata dan produk unggulan pada masyarakat, investor dan wisatawan mancanegara.

Lihat juga...