Blangko KTP Elektronik di Penajam Habis

Ilustrasi -Dok: CDN

PENAJAM – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kehabisan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik.

Dengan kondisi tersebut, kegiatan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik untuk sementara diberhentikan. Penghentian dilakukan, sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. “Kami terpaksa hentikan pencetakan KTP elektronik akibat kehabisan blangko,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara, Suyanto, Sabtu (13/7/2019).

Diperkirakannya, kekosongan blangko akan terjadi hingga akhir 2019. Hal tersebut akan terjadi, jika tidak ada perubahan pengadaan blangko di pemerintah pusat. Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara hanya mendapatkan kiriman 500 keping blangko KTP elektronik dari Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri di awal Juli 2019. Dari catatannya, persediaan blangko tersebut hanya bertahan satu pekan.

Jumlah blangko elektronik yang diberikan Kemendagri tersebut, dinilainya sangat minim. Permintaan layanan KTP elektronik setiap harinya di daerah tersebut cukup banyak. “Warga yang melakukan pengurusan KTP elektronik di Kantor Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara, bisa mencapai sekitar 100 hingga 150 orang per hari,” jelas Suyanto.

Jumlah tersebut sudah termasuk pengurangan dengan melakukaj pencetakan hanya untuk warga yang baru melakukan rekam data dan kehilangan. “Kkalau pergantian identitas diberikan surat keterangan (suket),” ucapnya.

Sejak persediaan blangko KTP elektronik kosong, Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara memberikan surat keterangan kepada penduduk sebagai pengganti sementara KTP elektronik. “Bagi warga yang mengurus perubahan alamat dan status, KTP elektroniknya tidak ditarik sampai KTP yang baru dicetak, tapi tetap diberikan suket,” tambah Suyanto. (Ant)

Lihat juga...