BPBD Bekasi Fokus Tangani Kekeringan di Cibarusah

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengklaim telah menyalurkan 100 ribu liter air bersih kepada warga di tiga desa di Kecamatan Cibarusah, yang mengalami kekeringan selama sebulan terakhir ini.

“Diperkirakan, BPBD sudah menyalurkan 100 ribu liter air bersih untuk keperluan di tiga desa wilayah Cibarusah tersebut. Pendistribusian air bersih akan terus berlanjut sampai kebutuhan terpenuhi,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, Senin (8/7/2019).

Diakuinya, sampai saat ini pendistribusian air bersih masih fokus di tiga desa di wilayah Kecamatan Cibarusah. Karena wilayah tersebut sangat kekeringan, tidak ada air yang bisa dimanfaatkan lagi, terutama untuk keperluan memasak dan lainnya.

Kepala Pelakaana BPBD Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, meninjau langsung pendistribusian air bersih di wilayah Cibarusah. –Foto: M Amin

Namun demikian, tidak berarti wilayah lain luput dari perhatian, seperti Kecamatan Serangbaru,  juga mendapat perhatian mengingat wilayah tersebut berdekatan dengan Cibarusah, yang juga harus mendapat pendiatribusian air bersih.

“Kecamatan Serangbaru, juga mengalami kekeringan. Dan, BPBD sudah sekali mendistribusikan air bersih ke wilayah tersebut. Semoga cepat pulih dan kekeringan tidak terjadi di wilayah lainnya di Bekasi,” kata Adeng.

Untuk sekali pengiriman air bersih ke wilayah Cibarusah, menurut Adeng, bisa mencapai 15 liter atau empat tanki air dikirimkan untuk suplai air bersih, guna memenuhi kebutuhan warga di tiga desa tersebut.

“Kekeringan terparah di Bekasi masih di wilayah Cibarusah. Sampai saat ini belum meluas ke daerah lain. Meskipun ada kekeringan, tapi masih dalam hal wajar dan tidak perlu distribusi air bersih. Masih ada beberapa sumber yang bisa dimanfaatkan warga,” ungkapnya.

Terpisah, Gatot G Sumarna, Supervisor Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bekasi, menambahkan, bahwa pasokan air bersih ke tiga desa tersebut bantuan dari beberapa pihak. Ada bantuan dari unsur Polsek Cibarusah dan swasta yang peduli, selain dari PDAM yang sudah MoU dengan BPBD Bekasi.

“Kekeringan masih terjadi di tiga desa di Kecamatan Cibarusah. BPBD masih fokus pendistribusian air di wilayah setempat, karena tidak ada sumber air sama sekali,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kekeringan juga terjadi di wilayah Kecamatan Serangbaru. Namun, tidak seperti di tiga desa Cibarusah.

“Kekeringan di sana masih ada tungguan, maksudnya air sumurnya masih bisa ditunggu keluar air pada waktu tertentu,” tegasnya, sembari menambahkan, da 178 KK sekarang mengalami kekurangan air di wilayah  Desa Nagacipta, Serangbaru.

Lihat juga...