Bupati Lombok Utara Ajak Semua Bekerja Sama Geliatkan Pariwisata

Editor: Koko Triarko

LOMBOK UTARA – Bupati Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Najmul Ahyar, meminta kepada semua pelaku pariwisata untuk secara bersama-sama menjalin kekompakan, membangkitkan kembali geliat pariwisata, terutama kunjungan wisatawan pascagempa.

Permintaan tersebut disampaikan Najmul, usai melantik pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan pengukuhan Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kabupaten Lombok Utara, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya, BPPD merupakan lembaga yang penting dalam rangka membantu pemerintah melakukan promosi dan mengembangkan sektor pariwisata. Demikian pula dengan Forum Pokdarwis, yang anggotanya tersebar di seluruh desa.

Dengan komunikasi, koordinasi dan kesepahaman bersama, baik dengan Pokdarwis maupun pelaku pariwisata lain, diharapkan aktivitas pariwisata dan prekonomian masyarakat bisa bangkit kembali.

Bupati Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Najmul Ahyar, -Foto: Turmuzi

“Sektor pariwisata merupakan sektor penyumbang PAD terbesar Lombok Utara, karena menjadi salah satu tujuan liburan wisatawan, karenanya memulihkan kembali kondisi pariwisata merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Najmul menambahkan, ketika Kabupaten Lombok Utara baru terbentuk, PAD KLU hanya Rp6 miliar, meningkat terus tiap tahun dan pada 2016 PAD sudah Rp200 miliar, itu semua bisa tercapai karena sumbangan sektor pariwisata.

Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM Dinas Pariwisata NTB, Abdul Gaib Annas, mengatakan, pascagempa melanda Lombok Utara, Dispar Lombok Utara terus berupaya melakukan upaya pemulihan kunjungan wisatawan dengan meyakinkan, bahwa pascagempa NTB aman untuk dikunjungi.

Semua organisasi pelaku pariwisata juga telah diajak untuk secara bersama membangun kembali pariwisata Lombok Utara, dengan tujuan supaya pariwisata yang dicanangkan sebagai destinasi wisata dunia dapat menyiapkan SDM.

“Pada 2020, Pemda Lombok Utara menargetkan kunjungan wisatawan, terutama ke Gili Terawangan sebanyak 3.000 sampai 4.000 wisatawan,” katanya.

Lihat juga...