hut

Darahkita.Id, Inovasi PMI Makassar untuk Memudahkan Mendapatkan Darah

Ilustrasi donor darah - DOK CDN

MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar menghadirkan aplikasi darahkita.id versi 2.0. Aplikasi tersebut dapat memudahkan masyarakat memperoleh maupun menyumbangkan darahnya.

Sebagai salah satu komitmen untuk berstandarisasi WHO, PMI Kota Makassar secara resmi melakukan peluncuran aplikasi tersebut, Minggu (14/7/2019). Ketua PMI Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, menyebut, aplikasi tersebut mampu menghubungkan para pahlawan yang ingin menyumbangkan darah, dengan mereka yang membutuhkan darah. Sementara prosesnya pemanfaatnya juga lebih mudah.

Keberadaan aplikasi tersebut, menambah semangat para petugas PMI Kota Makassar, untuk mengemban tanggung jawab sosialnya. “Kita berharap aplikasi ini mampu mendukung kerja kami-kami di PMI, apalagi saat ini PMI Kota Makassar diberi tanggung jawab untuk menjadi pusat rujukan transfusi daerah di Indonesia Timur,” ujarnya.

Pria yang akrab disebut Deng Ical itu mengemukakan, perintah tersebut diberikan kepada PMI Kota Makassar, lantaran telah mengantongi standardisasi dan menjadi yang terbaik di Indonesia.

Proses standardisasi pengelolaan darah sebelum ditransfusi ke pasien sangat penting, untuk memastikan kelayakan darah yang ditransfusikan. Biaya untuk memproses satu kantong darah antara Rp415 ribu hingga Rp3 juta. “Memastikan darah yang ditransfusi darah sehat dan bebas dari Hepatitis B, Hepatitis C, Spilis, HIV, Aids,” ujar Daeng Ical.

Pemprosesan untuk memastikan kondisi darah tersebutlah yang mengharuskan keluarga pasien membayar biaya pengganti pengelolaan darah sebesar Rp335 ribu. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!