hut

Denpasar Gelar Diseminasi Kelitbangan Bahas Masalah Perkotaan

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang), menggelar kegiatan diseminasi kelitbangan, melibatkan seluruh OPD, kelompok ahli Pemkot Denpasar di ruang Sewaka Mahotama, Gedung Sewaka Dharma, Jumat (12/7).

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan, kegiatan ini penting dilakukan guna membahas permasalahan kota-kota besar di Indonesia, tak kecuali Kota Denpasar dengan peran penting datang dari sebuah kegiatan riset atau penelitian yang dilakukan.

Menurutnya, pemecahan masalah tersebut nantinya mampu memberikan masukan dan langkah-langkah dalam meningkatkan program yang memberikan kemanfaatan kepada masyarakat.

“Memanfaatkan Balitbang ini sebagai sandaran inovasi, baik dari kelurahan, camat hingga kota, dalam upaya pemecahan masalah serta ciptakan solusi tepat sasaran, sehingga memunculkan inovasi-inovasi baru,” ujar Rai Mantra, di sela-sela kegiatan, Jumat (12/7/2019).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Denpasar, Putu Naning Djayaningsih. -Foto: Sultan Anshori

Menurutnya, langkah program Litbang Denpasar yang nantinya dapat memberikan masukan-masukan terkait dengan inovasi dan program pembangunan berkelanjutan.

Gagasan Litbang sebagai OPD baru dalam menjalankan tupoksinya, berkaitan dengan sinkronisasi program dengan OPD terkait. Kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan secara terkoordinasi dengan Badan Litbang.

Wali Kota Rai Mantra menitikberatkan pada tantangan strategis Litbang Denpasar dengan bersama-sama melakukan percepatan target-target pembangunan yang telah dituangkan dalam RPJMD Kota Denpasar 2016-2021.

Di samping itu, evaluasi setiap kebijakan untuk kebijakan berikutnya, hingga nantinya pemantapan pada Smart Heritage City dalam tingkat perencanaan, serta memantapkan Denpasar sebagai Kota Kreatif dan Kota Pusaka Berwawasan Budaya.

Sementara Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Denpasar, Putu Naning Djayaningsih, mengatakan, dalam diseminasi Kelitbangan Denpasar 2018, meneliti tiga pokok penelitian, di antaranya lingkungan sehat pasar tradisional di Kota Denpasar

yang disampaikan oleh pakarnya.

“Kami juga menggandeng Dr. Ir. I Made Sudarma, MS., dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Udayana, dan beberapa pihak lain,” sebut Putu Naning.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pembahasan mendalam tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan Pemkot Denpasar dalam melakukan sebuah riset, untuk keberlanjutan pembangunan ke depan, yang dihadiri pimpinan OPD, sekretaris, kasubag perencanaan, Bappeda Litbang kabupaten/kota Provinsi Bali, lembaga perguruan tinggi di Bali, lembaga penelitian perguruan tinggi, dan perbekel/lurah se-Kota Denpasar.

Lihat juga...