hut

Di Kalimantan, 34 SPBU Realisasikan BBM Satu Harga

Editor: Mahadeva

SPBU Satu harga di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur - Foto Ist/Ferry Cahyanti

MAHAKAM ULU – Sedikitnya 34 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kalimantan, telah memberlakukan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga.

“Pertamina sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi, tentunya mendukung penuh program pemerintah termasuk untuk mewujudkan kemandirian energi dan penyemarataan harga BBM ke pelosok negeri,” ungkap Muhamad Resa, RFM Manager MOR VI Kalimantan, dalam peresmian SPBU bernomor 66.757.007, Kasmi (18/7/2019).

Dengan diberlakukannya BBM satu harga, maka masyarakat di Desa Long Bagun dan sekitarnya, tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM. Mereka bisa mendapatkan BBM dengan harga yang sama dengan di daerah lain.

Pada SPBU Kompak yang baru saja diresmikan tersebut, terdapat fasilitas penyimpanan masing-masing 20 kilo liter (KL) untuk produk premium, solar, dan pertalite.

Keberadaan SPBU Kompak di Long Bagun, membantu pergerakan perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian petani, PNS dan bekerja di area perkebunan sawit. “Masyarakat tidak lagi merogoh kocek Rp8.000 per-liter untuk solar dan premium. Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp6.450 per-liter dan solar Rp5.150 per-liter,” sebutnya.

BBM untuk daerah tersebut diangkut dalam perjalanan selama 120 jam menggunakan kapal. BBM tersebut dibawa dari titik suplai Terminal BBM Samarinda yang berjarak sekira 541 kilometer dari SPBU. Penyaluran dilakukan lebih kurang 10 hari sekali, tergantung dengan kondisi di Sungai Mahakam.

Hambatan proses distribusi BBM ke SPBU Kompak tersebut, adalah pada kondisi air Sungai Mahakam yang mengalami pasang-surut. Di musim kemarau, kapal tidak bisa masuk sampai ke lokasi pembongkaran (long bagun), sehingga harus di angkut menggunakan jalur darat dari lokasi kapal tambat menuju ke SPBU. “Tapi hal itu tentunya tidak menjadi alasan bagi Pertamina, untuk dapat terus mendistribusikan BBM ke lokasi,” ujarnya.

Sekda Kabupaten Mahakam Ulu, Yohanes Avun, mengapresiasi setinggi-tingginya PT Pertamina dan BPH Migas, dan seluruh pihak terkait, yang telah mewujudkan SPBU BBM satu harga bagi masyarakat Mahakam Ulu. “Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersedian BBM ke dalam wilayah Kabupaten Ulu dan koordinasi kita terus terjalin baik,” pungkasnya.

Lihat juga...