Dishub DKI Tindak Tegas Kendaraan Ugal-ugalan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, metro mini jurusan Pasar Minggu – Tanah Abang dengan nomor pelat B-7094-NP sudah tidak boleh digunakan untuk mengangkut penumpang.

Syafrin menegaskan pihaknya telah mengantongi identitas kendaraan dan sopir Metromini tersebut. Dia juga telah memberhentikan pengoperasian bus Metromini tersebut.

“Kita sudah lakukan stop operasi terhadap kendaraan yang bersangkutan dan sekarang kendaraannya sudah dikandangkan distop operasi,” ujar Syafrin saat dihubungi, Rabu (10/7/2019).

Dia mengatakan, Metromini tersebut sudah berhenti beroperasi sejak kemarin. Meski begitu, sopir Metromini tidak dikenai sanksi karena bukan wewenang dari Dishub DKI Jakarta.

Sopir metro mini tersebut, kata Syafrin, tidak ditindak secara khusus. Dia menganggap ranah Dishub hanya untuk menghentikan izin trayek dan izin KIR kendaraan metro mini yang bermasalah.

“Tentu kita tidak masuk ke dalam ranah sopirnya. Kita masuk ke dalam kendaraaan sesuai dengan tugas dan fungsinya Dinas perhubungan,” kata Syafrin.

Syafrin menuturkan, pihaknya akan terus melakukan operasi dan menindak kendaraan yang ugal-ugalan.

“Jadi terhadap kondisi ini kita terus menggiatkan penertiban, karena kita harapkan bahwa seluruh operator angkutan itu melayani angkutan atau rutenya sesuai dengan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Transjakarta telah memiliki rute yang sudah ditetapkan oleh Dishub DKI Jakarta demikian pula halnya dengan Metromini. Syafrin mengatakan, terhadap lintasan yang kemungkinan terjadi konflik maka akan diperkuat dengan pengerahan petugas Disbub di lapangan.

“Terhadap lintasan yang kemungkinan ada konflik itu akan ada kita perkuat petugas di lapangan. Sehingga kebiasaan mereka ugal-ugalan dan di titik sama itu terjadi kita bisa minimalisir dan kita hindari,” ujarnya.

Sementara, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengapresiasi langkah penindakan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta yang menghentikan operasi bus Metromini dengan nomor kendaraan B7094 NP.

Menurut Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Agung Wicaksono, TransJakarta memberi apresiasi karena sanksi itu mendukung kelancaran operasional TransJakarta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang telah mengambil langkah tegas atas sanksi kepada Metromini dengan no kendaraan B7094 NP,” ujar Agung di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Menurutnya, langkah tegas Dishub DKI ini membuktikan bahwa setiap ada pelanggaran maka akan mendapat sanksi. Serta untuk memberikan pelajaran kepada kendaraan lain agar tidak terjadi lagi hal serupa.

“Ini akan menjadi pelajaran bagi semua agar ke depannya, hal ini tidak akan terjadi lagi, karena pemerintah bersikap tegas menegakkan peraturan,” katanya.

Agung menyampaikan, Dishub memang harus memberi sanksi, karena sebagai sesama penyelenggara layanan transportasi di DKI, TransJakarta dan Metro Mini seharusnya saling melengkapi.

Agung yang juga mantan Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta ini, meminta operator Metro Mini memahami hal itu. “Saya mengajak semua pihak, untuk bekerja sama dengan baik,” ujar Agung.

Agung berharap peristiwa ini tidak terulang kembali sekaligus mengajak semua pihak untuk bekerja sama dengan baik.

Sebelumnya, sempat beredar video viral di akun Instagram @jakarta.terkini yang memperlihatkan sebuah bus Metromini seperti dengan sengaja memperlambat jalan bus Transjakarta yang ada di belakangnya. Keduanya memiliki rute yang sama, yakni Pasar Minggu-Tanah Abang. Dengan nomor pelat B-7094-NP mepet ke armada (TransJ) 693 tanpa alasan yang jelas.

Kejadian berlanjut sampai sebelum halte bus Balai Kartini. Belakangan diketahui kedua bus tersebut memiliki trayek yang sama.

Melalui video yang diambil dari dalam bus Transjakarta, ulah sopir bus Metromini tersebut membuat bus Transjakarta harus berhenti beberapa kali. Belum diketahui alasan dari bus Metromini untuk melakukan hal itu.

Lihat juga...