hut

DLH Bekasi Gagas Program Sedekah Sampah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, merumuskan program sedekah sampah khusus bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan setempat. Hal itu bentuk kontribusi mengurangi sampah dengan membawa sampah anorganik setiap apel Senin.

”Sampah anorganik dikumpulkan setiap Senin usai apel gabungan per OPD,” ujar Kustantinah Puji Wahyuni, Plh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Minggu (21/7/2019).

Kustantinah Puji Wahyuni, Plh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, menjelaskan soal program sedekah sampah, Minggu (21/7/2019) – Foto: Muhammad Amin

Dikatakan bahwa secara resmi sudah diinformasikan kepada seluruh staf di lingkungan Pemkot Bekasi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan,  Darsono, dalam rapat beberapa waktu lalu.

Program tersebut akan dilaksanakan mulai besok, Senin (22/7) pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Lingkungan pemerintah Kota Bekasi akan dijadikan percontohan dalam upaya memerangi masalah sampah di Kota Bekasi.

Untuk itu dia mengingatkan bagi seluruh pejabat mulai dari eselon IV di lingkungan Pemkot Bekasi tidak lupa membawa sampah guna disedekahkan karena program ini akan menjadi model percontohan.

”Kita mulai dari lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dulu sebagai contoh, sebelum diturunkan hingga tingkat kelurahan sampai ke RT/RW,” tandasnya.

Dikatakan melalui program sedekah sampah tujuannya untuk membangun kesadaran bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan sederhana. Sampah bisa juga memiliki nilai ekonomi dan bisa membangun entrepreneurship di bidang pengelolaan sampah.

Dalam kesempatan itu, Kustanti juga mengingatkan pelaku usaha kuliner di area kantor Pemkot Bekasi untuk tidak menyediakan kantong plastik dan penggunaan styrofoam pada makanan.

Adapun jenis sampah yang dapat disedekahkan seperti kertas kardus, kertas koran, botol dan juga minyak jelantah.

Teknisnya setiap Senin sebelum apel maupun sesudah apel para aparatur mengumpulkan sampah anorganiknya yang dibawa dari rumah untuk dikumpulkan di kantor OPD masing masing.

“Nanti akan dilakukan penimbangan dan dibawa ke Bank Sampah Induk Patriot,” tukasnya.

Lebih lanjut dikatakan, intinya mendorong para aparatur untuk menjaga kebersihan. Mulai dari mengelola sampah menjadi produk bermanfaat dalam program sedekah sampah. Ini semua untuk mewujudkan Kota Bekasi yang bersih.

Lihat juga...