hut

Dongkrak Industri Perhotelan, Pendaki Rinjani Didominasi Wisatawan Asing

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Meski sempat ditutup akibat bencana gempa dalam beberapa bulan terakhir, antusiasme wisatawan melakukan pendakian Gunung Rinjani cukup tinggi. Semenjak dibuka pada 14 Juni lalu hingga 15 Juli 2019, kunjungan wisatawan cukup tinggi, terutama wisatawan asing.

“Sampai tanggal 15 Juli 2019, jumlah wisatawan melakukan pendakian ke Rinjani sebanyak 2.842 orang wisatawan,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Sudiyono, di Mataram, Selasa (16/7/2019).

Untuk pendaki dari wisatawan asing, jumlahnya mencapai 2.094 orang, sementara wisatawan Nusantara sebanyak 748 orang yang tersebar melalui empat pintu masuk di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur.

“Rinciannya, melalui pintu masuk Senaru Lombok Utara, sebanyak 1937 wisatawan asing dan 63 wisatawan Nusantara, sementara melalui jalur pendakian Sembalun Lombok Timur sebanyak 453 orang, dengan rincian 61 wisman asing dan 392 wisman Nusantara,” terangnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, sementara melalui jalur pendakian Aik Berik, Lombok Tengah, jumlah pendakian sebanyak 106 orang, dengan rincian 48 wisman asing dan 58 wisatawan Nusantara.

Sementara melalui jalur pendakian Timbanuh, jumlah wisman yang melakukan pendakian sebanyak 283 orang, rinciannya 48 orang wisman asing dan 235 wisman Nusantara.

Sebelumnya, Ketua Kehormatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, I Gusti Lanang Patra, mengatakan, pelaku pariwisata dan pengusaha jasa perhotelan Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut positif dibukanya pendakian kawasan wisata Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Menurut Lanang, pembukaan jalur pendakian berdampak positif bagi pemulihan sektor pariwisata, terutama pada industri perhotelan di Lombok, karena itu salah satu destinasi yang terkenal, tak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia.

Lanang meyakini pembukaan jalur pendakian Rinjani akan mengundang banyak wisatawan Nusantara  dan wisatawan mancanegara datang kembali ke Lombok.

Lihat juga...