Dorong Pengoperasian Rumah Sakit, Dinkes Bekasi Siapkan SDM

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Jawa Barat, sudah menyusun draf khusus untuk penempatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka menunjang pengoperasian tiga Rumah Sakit (RS) tipe D di wilayah setempat.

Dari ketiga RS Tipe D di wilayah Bekasi satu dinyatakan paling siap beroperasi yakni di wilayah Kecamatan Jatisampurna.

Sumpono Brama, Sekdis Kesehatan Kota Bekasi – Foto: Muhammad Amin

“Kami sudah menyiapkan draf terutama kebutuhan SDM yang akan ditempatkan di RS Tipe D. Sewaktu-waktu diperintahkan segera beroperasi maka sudah siap,” kata Sumpono Brama, Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Kota Bekasi, Kamis (11/7/2019).

Namun tegasnya dari ketiga Rumah Sakit Tipe D yang sudah dibangun tersebut dari sisi seratus persen siap beroperasi baru Jatisampurna. Hal itu imbuhnya dinilai dari sisi bangunan, alat kesehatan, mebel dan SDM sudah terkonsep dengan baik.

Tiga Rumah Sakit Tipe D di wilayah Kota Bekasi dibangun di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Jatisampurna, Bantargebang dan Pondokgede. Ketiga bangunan sudah siap ditempati.

Dikatakan Bram, untuk jumlah SDM di satu Rumah Sakit Tipe D, dalam draf jumlahnya mencapai 125 orang. Jumlah tersebut sudah meliputi administrasi, perawat, dokter spesialis dan lainnya. Begitu pun mebel dan alat kesehatan tentu harus diisi.

Penempatan pegawai tegasnya kembali, baru tersusun untuk Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Jatisampurna.

Menurutnya, seperti contoh penyusunan SDM di RS Tipe D Jatisampurna pemenuhan SDM banyak diambil dari tenaga medis di Puskesmas yang ada di kelurahan atau kecamatan yang kelebihan. Sedangkan untuk tenaga medis seperti dokter diambil dari dokter spesialis yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Dia mengaku optimis melihat persiapan yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi bahwa tiga rumah sakit tipe D siap untuk beroperasi tahun ini.

“Jika kepala daerah mendesak tahun ini ketiga RS Tipe D di tiga kecamatan harus beroperasi tentu Dinkes sudah siap. Tapi kembali saya tegaskan bahwa sekarang yang benar-benar siap baru Jatisampurna. Sudah ada dokter spesialis kandungan dan dokter gigi,”ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini disamping menyusun draf terkait penempatan SDM di tiga RS Tipe D tersebut, juga tengah menyusun kebutuhan mebel, alat kesehatan dan lainnya untuk  siap memenuhi kebutuhan pelayanan kepada masyarakat tahun ini.

Bram berharap beroperasinya tiga rumah sakit tipe D ini  mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.

“Angka kesakitan masyarakat menurun, dan akan berimbas terhadap peningkatan mutu kesehatan masyarakat,” pungkasnya saat ditemui di sela-sela rapat di DPRD Kota Bekasi.

Lihat juga...