hut

Dua Atlet Tenis Kaltim Masuk Tim PON 2020

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Dua atlet tenis asal Kalimantan Timur (Kaltim) akan mengikuti training camp (TC) dan persiapan di Palembang, setelah dinyatakan lolos seleksi untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang.

Ketua PB Pelti Balikpapan, Purba Wijaya, mengungkapkan, sebelum tampil PON di Papua mendatang mereka akan mengikuti training camp.

“Alhamdulillah atlet kita masuk dalam rangking itu sehingga lolos seleksi untuk tampil pada PON. Ada dua yang masuk rangking yaitu atlet dari Samarinda,” jelasnya pada Kejuaraan Tenis Kaltim di Balikpapan.

Pada Kejuaran Provinsi Tenis Kaltim, PB Pelti Balikpapan menargetkan meraih medali untuk semua kategori. Karena banyak juga atlet asal Balikpapan yang juga memiliki prestasi cukup baik dan bisa menjadi cikal bakal atlet nasional.

“Balikpapan Insyaallah emas, itu baik untuk kelompok 14, 16, 18 sampai yang di prestasi. Insyaallah kita prediksi dapat di beberapa kelompok usia,” sebutnya, Jumat (12/7/2019).

Dikatakannya, atlet Balikpapan sudah juara di wilayah, sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi cikal bakal atlet nasional.

“Nisa termasuk atlet junior,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan provinsi Tenis Kaltim sebenarnya direncanakan digelar pada 2018 maupun Februari 2019.

Hanya saja tertunda, sehingga kemudian baru bisa digelar saat ini. “Balikpapan kebagian jatah untuk melaksanakan kejuraan tenis di Kaltim. Sejak tahun 2018 tapi agendanya tertunda,” tukas Purba Wijaya.

Ia pun menyebutkan, tertundanya karena ada banyak hal yang harus diselesaikan sehingga kembali dijadwalkan.

“Sebenarnya dijadwalkan pada Februari 2019 , tapi kembali lagi baru sekarang kita laksanakan,” ulasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Balikpapan selama ini untuk olahraga tenis. Sehingga sejumlah event nasional pernah digelar, termasuk event internasional Women Circuit yang berhadiah hingga USD 25 ribu.

“Dukungan Pemerintah Kota ini yang luar biasa untuk event-event seperti ini. Karena sebelumnya bukan event daerah saja. Tapi event internasional seperti Women Circuit itu, pernah 11 kali digelar di Balikpapan dengan price money dari USD 5 ribu hingga USD 25 ribu,” ujarnya.

Dia pun berharap ke depan Balikpapan memiliki sponsor lagi pada event-event nasional.

“Mudah-mudahan ke depan, Balikpapan ada lagi sponsor untuk event-event internasional sehingga kita bisa optimalkan lapangan Balikpapan Tenis Stadium (BTS),” tutupnya.

Lihat juga...