Dua Parpol Gugat Hasil Pileg DPR-RI di NTT ke MK

Ilustrasi - Dok CDN

KUPANG – Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur mencatat, ada dua partai politik peserta Pemilu 2019 yang mengajukan gugatan hasil pemilu legislatif DPR-RI ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kedua Partai Politik (Parpol) itu adalah, Partai Gerindra dan Partai Berkarya,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur, Thomas Dohu di Kupang, Sabtu (6/7/2019).

Partai Gerindra, menggugat hasil pemilu legislatif di Daerah Pemilihan NTT-2, yang meliputi 12 kabupaten yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Sedangkan Partai Berkarya mengajukan gugatan hasil pileg pada dua daerah pemilihan yakni NTT-1 dan NTT-2 yang tersebar di 22 kabupaten dan kota di provinsi berbasis kepulauan itu. Untuk daerah pemilihan NTT-1 meliputi Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

Khusus hasil pileg DPRD II, gugatan hanya ditujukan kepada lima kabupaten yakni Kabupaten Lembata, Flores Timur, Alor, Rote Ndao dan Kota Kupang. Gugatan ini diajukan oleh lima parpol peserta pemilu, yang merasa dirugikan dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019, yaitu Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Hanura, Berkarya dan Partai Garuda. (Ant)

Lihat juga...