hut

Empat Pilar Posdaya Medal Utama dalam Memberdayakan Masyarakat di Padang

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

PADANG — Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Sumatera Barat mengatakan, empat pilar Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) merupakan hal utama dalam pemberdayaan kepada masyarakat di kawasannya, dengan target mengentaskan kemiskinan.

“Empat pilar itu yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Setiap Posdaya harus menerapkannya,” sebut Ketua KSU Derami Padang Sayu Putu Ratniati di Padang, Senin (29/07/2019).

Disebutkan, untuk pilar pendidikan, kesehatan dan lingkungan, setiap Posdaya harus memberdayakan anggota dan masyarakatnya. Sementara pilar terakhir, ekonomi, didukung oleh Yayasan Damandiri bekerjasama dengan KSU Derami berupa Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja).

“Ekonomi datang dari unit usaha kita yakni Tabur Puja, sementara tiga pilar lainnya merupakan kegiatannya Posdaya. Kita di KSU Derami Padang, selalu mendukung penerapan empat pilar ini, karena saling berkesimbungan,” katanya.

Kini, dengan adanya 31 Posdaya yang masih aktif beraktifitas, untuk masing-masing pilar itu cukup banyak yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat. Seperti untuk pilar pendidikan, di Posdaya merangkul pendidikan di tataran mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK), serta didikan santri di program remaja masjid. Peran Posdaya itu, mendukung lembaga pendidikan itu, berupa memberikan sejumlah bantuan dana, untuk berjalannya kegiatannya.

“Posdaya itu memfasilitasi pelatihan untuk guru PAUD. Kegiatan ini bentuk pemberdayaan juga, untuk menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas. Kita di KSU Derami, selalu memantau apa yang dilakukan oleh Posdaya dalam penerapan empat pilar itu,” jelasnya.

Begitu juga untuk pilar lingkungan, kegiatan yang dilakukan di sini itu seputar lingkungan bermasyarakat di kawasan Posdaya berada. Jika berada di lingkungan perumahan yang padat, maka untuk tetap menghadirkan lingkungan yang hijau, melalui Posdaya akan dianjurkan membuat taman mini yang bisa dihiasi berbagai jenis bunga, dan juga ada yang mengisinya dengan taman obat.

Selain itu, juga ada beberapa Posdaya di Padang yang malah mengubah sampah rumahan jadi kerajinan. Kegiatan tersebut, tidak hanya dapat mengurangi sampah di lingkungan rumah, tapi juga dapat menghasilkan uang.

“Saya lihat masing-masing Posdaya itu memiliki hal yang menarik dalam penerapan empat pilar itu, dan semua itu sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” ucapnya.

Begitu juga untuk pilar kesehatannya, di masing-masing Posdaya itu ada kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) anak dan lansia. Berbagai kegiatan yang dilakukan untuk cek kondisi kesehatan masyarakat dilakukan secara gratis.

“Di Posdaya itu juga ada menjadi kader untuk kampung Keluarga Berencana (KB). Jadi memang persoalan yang berkaitan dengan pilar-pilar yang ada, disambut positif oleh para Posdaya,” tegasnya.

Selanjutnya untuk pilar ekonomi, berkat Tabur Puja, kondisi ekonomi masyarakat dari pra sejahtera telah mampu menumbuhkan berbagai usaha yang dapat memperbaiki ekonomi keluarga. Setidaknya sejauh ini telah ada 3.000 lebih usaha yang tumbuh, dan ada 2.000 lebih masyarakat yang menjadi peminjam aktif di Tabur Puja.

“Kita tentunya mendorong Posdayanya aktif memberdayakan masyarakatnya. Tabur Puja adalah salah satu upaya membangkitkan ekonomi rakyat kecil, dan empat pilar lainnya dapat menjadi pedoman masyarakat untuk berinovasi dalam kehidupan bermasyarakat, maupun berkeluarga,” ungkapnya.

Lihat juga...