hut

Festival Sindoro Sumbing Diramaikan Java International Folklore

Masyarakat Desa Lamuk Gunung, Kabupaten Temanggung, melintas di depan backdrop Festival Sindoro Sumbing pada Selasa (25/6/2019) - Foto Ant

TEMANGGUNG – Java International Folklore (Jifolk) bakal meramaikan Festival Sindoro Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Jifolk akan menampilkan folklor, kesenian, dan kebudayaan daerah maupun internasional, yang dipentaskan di satu panggung. Jifolk akan digelar pada 12 Juli hingga 14 Juli 2019 di Alun-Alun Temanggung. “Jifolk merupakan sebuah acara pertunjukan folklore tingkat internasional dengan konsep kelestarian, kearifan lokal dan kolaborasi,” tandas Direktur Festival Sindoro Sumbing, Imam Abdul Rofiq, Selasa (9/7/2019).

Selama tiga hari, akan ditampilkan kekayaan budaya rakyat dari berbagai daerah di Indonesia dan dari mancanegara. Pengisi acara yang akan berpartisipasi, antara lain tari barong (Blora), lengger (Banyumas), kethek ogleng (Wonogiri), sasando (Flores), kecak (Bali), rampak kendang (Jawa Barat),  ASEAN Contemporary Dance (Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam).

Selain panggung pertunjukan, acara akan dilengkapi stan kuliner tradisional yang sehat, serta pameran tentang folklore Temanggung. Melalui Jifolk, Imam ingin, pelaku seni lokal Temanggung akan mendapatkan wadah berkesenian.

Kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku seni lokal untuk semakin bersemangat berlatih, untuk mengembangkan kesenian yang mereka dalami. Hal itu selaras dengan kesepakatan yang dicapai dalam acara Festival Sindoro Sumbing sebelumnya, yaitu sarasehan budaya dan workshop kostum jaran kepang.

Selain itu, para pegiat seni dan kebudayaan di Temanggung diharapkan bisa mendapat kesempatan untuk saling bertemu dan belajar dengan pegiat seni dari daerah lain di Indonesia bahkan mancanegara.

“Melalui kegiatan ini, para seniman sekaligus penonton diharapkan akan semakin kuat kebanggaan dan kecintaannya terhadap budaya lokal, sekaligus semakin percaya diri karena kebudayaan lokal dapat bersanding dengan budaya dari berbagai daerah dan negara lain,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!