Harga Tiket Pesawat Turun, Gairahkan Kembali UMKM NTB

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Kebijakan menurunkan harga tiket pesawat oleh sejumlah maskapai penerbangan di Indonesia diharapkan bisa berdampak positif. Salah satunya, menggairahkan kembali pembelian produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kalau ditanya, Pemprov NTB tentu sangat menyambut baik kebijakan penurunan harga tiket pesawat yang sempat melambung dan berdampak terhadap kunjungan wisatawan serta lesunya penjualan produk UMKM,” kata Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah di Mataram, Selasa (9/7/2019).

Penurunan harga tiket pesawat juga sangat berpengaruh mendukung mobilisasi masyarakat menjadi semakin mudah. Baik yang datang maupun ke luar NTB, termasuk bisa memberikan dampak positif terhadap UMKM.

Selain harga tiket, kebijakan bagasi berbayar diharapkan juga bisa diturunkan atau kalau bisa dihilangkan sama sekali. Karena kebijakan tersebut juga ikut mempengaruhi wisatawan enggan membeli produk UMKM sebagai oleh-oleh, karena dikenakan biaya bagasi mahal.

Hiasan lampu dari batok kelapa merupakan salah satu produk UMKM NTB – Foto: Turmuzi

“Kalau orang visit ke NTB, baliknya bawa produk UMKM sebagai oleh-oleh, tidak terkendala seperti kemarin,” katanya.

Ditambahkan, meski harga tiket sempat mahal, ditambah kebijakan bagasi berbayar, upaya menggaet kunjungan wisatawan termasuk pemasaran produk UMKM tetap dilakukan. Salah satunya dengan mendorong penjualan produk UMKM secara online.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Lalu Saswadi, sebelumnya mengatakan, dengan kemajuan dunia digital, UMKM diharapkan bisa semakin banyak melakukan transaksi maupun promosi produk UMKM melalui online.

Lihat juga...