hut

Jakarta Melarang Penjualan Hewan Kurban di Trotoar Jalan

Editor: Mahadeva

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendampingi KH Miftha Maulana Habiburrahman ceramah bulanan di Masjid Fatahila, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019) - Foto Lina Fitria

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menyiapkan aturan larangan penjualan hewan kurban di trotoar jalan. Aturan tersebut dikeluarkan menjelang hari Idul Adha, yang jatuh pada Minggu (11/8/2019).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku belum mau membeberkan secara detail, aturan yang akan dikeluarkan sebagai Peraturan Gubernur (Pergub) atau Instruksi Gubernur (Ingub) tersebut. “Nanti kita akan siapkan pengumuman lengkap saja. Mungkin dalam hari-hari ke depan tentang prosedur yang sudah disiapkan,” ujar Anies, Selasa (23/7/2019).

Pemprov disebutnya, akan mengawasi masyarakat yang berjualan hewan kurban. Pengawasan dilakukan hingga pengelolaan limbah dari ternak yang dijajakan. “Prosedur untuk satu, bagi mereka yang berjualan hewan kurban, yang kedua tentang pelatihan, training bagi mereka-mereka menjadi petugas, lalu ketiga terkait dengan pengelolaan limbah yang terjadi, Kita akan umumkan secara lengkap saja. Nanti akan ada pengumuman khusus,” tuturnya.

Rencananya, aturan itu akan dituangkan dalam Ingub DKI Jakarta No.46/2019, tentang Pengendalian Penampungan dan Pemotongan Hewan dalam Rangka Idul Ahda 2019/1440 H. Peraturan itu menyusun tugas-tugas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam memonitor keberlangsungan pelaksanaan kurban.

Kepala Sub Bagian Fasilitas Kegiatan Masyarakat Biro Dikmental Pemprov DKI Jakarta, Andika Jati Zohella, mengungkapkan, pembinaan dilakukan kepada semua unsur termasuk tokoh masyarakat.

Mereka adalah, yang akan mengkoordinir jalannya pemotongan hewan kurban di permukiman warga. “Rencananya, mulai 24 Juli hingga 30 Juli nanti, kita adakan pembinaan, bagaimana memotong hewan kurban yang benar, lalu tata cara pemotongannya, termasuk doa saat memotong dan lainnya,” kata Andika.

Pembinaan dilakukan dengan menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta. Selain itu, di Idul Adha tahun ini akan ada kegiatan dapur kurban. “Ada juga kegiatan dapur kurban. Dapur kurban nanti kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan unsur masyarakat,” ujarnya.

Andika menyebut, Pemprov DKI Jakarta tidak menyediakan hewan kurban. Meski demikian, Pemprov DKI tetap mengatur pemotongan, termasuk bagi mereka yang berjualan di trotoar.

Lihat juga...