hut

Jakarta Tuan Rumah Balap Mobil Formula E 2020

Editor: Koko Triarko

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019). –Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, menyambut baik kabar Jakarta yang akan dijadikan tuan rumah balap Mobil Formula E pada tahun depan, sebagaimana diutarakan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Jakarta memang harusnya punya iven-iven bertaraf internasional yang sifatnya tahunan,” ujar Taufik, saat dihubungi wartawan, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

Dia menilai, sudah seharusnya Ibu Kota Jakarta mempunyai iven tahunan bertaraf internasional, seperti Balap Formula E ini. Kegiatan ini dinilai bisa mendongkrak perekonomian kota dan warga kecil.

“Saya menyambut baik. Kita dukunglah penyelenggaraannya, karena itu pasti akan meningkatkan ekonomi,” kata Taufik.

Dia memperkirakan, akan masuk sekitar 30.000 wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menyaksikan kegiatan ini. Tak hanya itu, kegiatan ini juga jelas akan mengangkat popularitas Jakarta di mata dunia.

“Banyak positifnya. Saya kira soal ekonomi akan tumbuh. Mungkin 30 ribuan orang akan datang ke Jakarta. Pariwisata, juga. Ini menunjukan, bahwa Jakarta kota yang sejajar dengan kota lain di dunia,” kata Taufik.

Taufik menambahkan, penyelenggaraan ajang balapan Formula E di Jakarta juga bisa menjadi alat promosi, agar DKI bisa sejajar dengan kota-kota besar lain di seluruh dunia.

“Ketika ada penyelenggaraan yang bertaraf internasional, maka kita menggambarkan, bahwa kota kita aman. Banyak positifnya,” ujar Taufik.

Rencana penyelenggaraan balap Formula E 2020 di Jakarta disampaikan Anies melalui akun instagramnya. Anies mengunggah dua kali foto di Instagram soal kabar Jakarta bakal menjadi tuan rumah salah satu seri balapan Formula E pada tahun depan.

Selain menghadiri United States-Indonesia Society (USINDO) di Washington, Amerika Serikat, Anies menyempatkan diri terbang ke New York untuk bertemu Federasi Otomotif Internasional (FIA) selaku pengelola Formula E.

Formula E merupakan turnamen balapan terpopuler kedua setelah Formula 1. Bedanya, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik dan diadakan di sirkuit jalan raya.

Anies melalui akun Instagramnya mengumumkan, bahwa FIA merestui Jakarta sebagai salah satu tuan rumah Formula E.

“Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E,” tulis Anies.

Anies menjelaskan, pertemuan dengan FIA terjadi pada Jumat (13/7), bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E.

Ia berdiskusi dengan para petinggi Formula E, Alexandro Agag dan Alberto Longo, yang juga legenda dunia balap mobil.

“Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur, bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan,” tutur Anies.

Wacana Jakarta menjadi tuan rumah Formula E sudah santer sejak beberapa tahun lalu. Delegasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang dipimpin ketuanya, Sadikin Aksa, di markas FIA di Paris, Perancis, pada 2018.

Rencananya, balapan jalan raya dengan jarak lintasan yang cukup pendek ini akan melintasi kawasan Monas hingga Gelora Bung Karno, Senayan. Karena membawa pesa Eco Green, salah satu syaratnya adalah menurunkan pengurangan polusi dari pemerintah Indonesia.

Namun, hingga kini belum ada informasi resmi dari FIA soal Jakarta ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah Formula E 2020.

Lihat juga...