hut

JCH Asal Bekasi 2.731 Orang

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Sebanyak 2.731 jemaah calon haji asal Kota Bekasi, Jawa Barat, akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah pada musim haji 2019. Jumlah jemaah haji asal Kota Bekasi tersebut terbagi dalam sepuluh kelompok terbang (Kloter).

“Jemaah haji Kota Bekasi, gelombang pertama sudah berangkat satu kloter dengan jumlah 406 orang jemaah,” ungkap Raden Deden Taufiqurohman, Koordinator Humas Kemenag Kota Bekasi, Selasa (9/7/2019).

Dikatakan, bahwa kloter Kota Bekasi terbagi dalam dua gelombang. Untuk gelombang pertama ada tiga kloter, yakni kloter empat, 21 dan 27 merupakan kloter penuh jemaah haji Kota Bekasi dengan jumlah masing masing kloter 400 orang, ditambah enam petugas haji.

Raden Deden Taufiqurrohman, Koordinator Humas Kemenag Kota Bekasi –Foto: M Amin

Sementara jemaah haji Kota Bekasi gelombang kedua terdapat tujuh kloter, yakni Kloter (K) 46, 50, 73, 81, 91, 95 dan K 97. Dari ke tujuh kloter pada gelombang kedua tersebut, hanya ada tiga kloter penuh Kota Bekasi, sisanya kloter campuran.

Sedangkan untuk petugas pendamping, seperti petugas TPHI ada enam orang, petuga pembimbing  ibadah (TPIHI) ada enam orang dan petugas medis 18 orang.

“Musim haji 2019, untuk jemaah tertua dari Kota Bekasi ada satu jemaah dari Jatibening, diketahui kelahiran 1930. Sedangkan jemaah haji termuda kelahiran 1993,” tandasnya.

Lebih lanjut Deden mengatakan, bahwa jemaah haji Kota Bekasi, yang termasuk dalam porsi cadangan sebanyak 34 orang.

“Jemaah cadangan tersebut berangkatnya masih menunggu konfirmasi. Hal itu menunggu jika ada jemaah yang tidak berangkat dengan berbagai latar belakang atau alasan,” ungkapnya.

Pantauan di Asrama Haji Kota Bekasi, setiap hari mulai dipenuhi calon jemaah haji dari berbagai daerah di Kota Bekasi. Mereka mendapat peneriksaan kesehatan di pemondokan sementara sebelum diberangkatkan.

Ketua panitia PPIH Jabar Bidang Kesehatan, Yani Dwiyuli Setiani, dikonfirmasi Cendana News, mengatakan hingga Selasa (9/7) sudah delapan kloter jemaah yang diberangkatkan melalui Asrama Haji Kota Bekasi, yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

“Sampai hari ini ada tiga jemaah yang keberangkatannya ditunda. Dua jemaah karena sakit, satu jemaah karena anaknya sedang sakit,” ungkap Yani Dwiyuli Setiani, di Asrama Haji.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!