hut

Jusuf Kalla Berharap MUI Terus Bersinergi dengan Pemerintah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan banyak  sumbangsih kepada pemerintah, mulai era kepemimpinan Buya Hamka.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, sejak MUI berdiri tahun 1975, yakni di bawah Ketua Umum Buya Hamka dan seluruh ketua setelah itu, MUI telah memberikan banyak bimbingan kepada umat dan juga nasihat-nasihat kepada pemerintah.

“Saya ucapkan selamat milad MUI ke 44. Terima kasih karena telah memberikan bimbingan pada umat, dan nasihat kepada pemerintah, ada yang lembut dan keras, terutama zaman kepemimpinan Buya Hamka. Bagaimana kerasnya pandangan dan nasihat MUI ke pemerintah,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tasyakur milad ke 44 MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Atas nasihat MUI tersebut, menurutnya, pemerintah bisa menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya. Sehingga pemerintah sangat berterima kasih dengan segala nasihat dan bimbingan MUI dalam upaya memajukan bangsa Indonesia.

“Kami sebagai bangsa sangat berterima kasih, tentu tidak hanya ke MUI Pusat tapi juga daerah yang telah memberikan banyak pemikiran dan inisiatif, seperti pengembangan ekonomi syariah,” tandasnya.

Menurutnya, akan semakin banyak tantangan ke depan bagi masyarakat Indonesia terutama di sektor ekonomi. Maka dari itu, JK pun berharap pemerintah dan MUI dapat terus bekerjasama dan membimbing bangsa di jalan yang penuh kemaslahatan.

Karena menurutnya, kerja sama ini menjadi bagian upaya bersama untuk mendorong bangsa mewujudkan kemajuan yang adil dan makmur.

“Kemajuan bangsa yang adil itu bukan diminta, tapi diupayakan bersama, selain kebijakan pemerintah. Kami berharap MUI selalu memberikan pandangan dan mendorong bagaimana langkah-langkah membangun bangsa,” pungkasnya.

Lihat juga...